Breaking News:

Kasus Gatot Brajamusti

KPAI Janji Lindungi Anak-anak yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Gatot Brajamusti

Ketua KPAI Asrorun Na'im menyatakan, akan segera memberikan pemulihan psikologis kepada anak-anak korban pelecehan seksual Gatot Brajamusti.

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Ketua KPAI, Asrorun Niam Sholeh. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni'am menyatakan, akan segera memberikan pemulihan psikologis kepada anak-anak korban pelecehan seksual Gatot Brajamusti.

"Akan dilakukan investigasi atau identifikasi anak anak yang menjadi korban terus anak yang sudah terindentifikasi akan dilakukan proses pemulihan," ujar Asrorun Naim kepada Tribunnews, Rabu (14/9/2016).

Menurut Asrorun, para korban yang jumlahnya 8 orang belum semuanya berani mengungkapkan identitas lengkapnya.

Menurut Asrorun, korban belum semuanya bersedia memeberikan identitas lengkap.

"Ada yang sudah ada yang belum (memberikan identitas)," ujarnya.

Meski kasus pelecehan sejumlah korban tersebut terjadi dalam rentang waktu 2007 hingga 2011. Asrorun Naim menegaskan para korban akan memperoleh perlindungan.

"Korban di pastikan memperoleh perlindungan," imbuhnya.

Beberapa waktu lalu, salah satu korban CT (26) melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. CT masuk ke dalam 8 korban yang dilaporkan Elza Syarif ke kantor KPAI pada Selasa (13/9/2016).

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved