Kasus Gatot Brajamusti
Reza Artamevia Minta Maaf Pada Orangtua dan Kedua Anaknya
Penyanyi lawas Reza Artamevia meminta maaf kepada semua pihak yang merasa pernah dirugikan lantaran pernah menggunakan narkoba
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi lawas Reza Artamevia meminta maaf kepada semua pihak yang merasa pernah dirugikan lantaran pernah menggunakan narkoba tanpa sepengetahuannya.
"Saya juga ingin minta maaf kepada semua pihak, terutama kepada kedua orangtua saya, putri-putri saya, keluarga saya, sahabat dan teman saya, siapapun juga yang mungkin pernah dirugikan atau saya pernah berbuat salah karena ketidaktahuan saya (menggunakan sabu) ini," ujar Reza Artamevia ketika ditemui di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/10/2016).
Reza Artamevia memang sempat dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dirinya ditangkap bersama Gatot Brajamusti atau Aa Gatot di Mataram beberapa waktu lalu.
Padahal, menurut pengakuan Reza Artamevia, dirinya tak pernah menggunakan narkoba.
Ternyata, Reza Artamevia selama ini diberi aspat, yang sebelumnya dianggap merupakan stimulan sekaligus makanan jin, oleh Gatot.
Aspat tersebut nyatanya ialah sabu. Terkait hal itu, Reza Artamevia pun merasa dirugikan. Pasalnya, banyak orang lantas menganggap Reza Artamevia sebagai pecandu narkoba.
"Saya merasa dirugikan, tentunya. Saya jadi dianggap orang bahwa saya pecandu, junkies, atau narkobais. Alhamdulillah, saya juga telah melalui masa wajib lapor dan rehab itu sudah saya lalui. Alhamdulillah, saya untungnya tidak kecanduan. Saya juga tidak merasa kecanduan dan tidak berusaha mencari (sabu) sama sekali," tutur Reza Artamevia.
Alhasil, Reza Artamevia melaporkan ahli spiritualnya tersebut ke Polda Metro Jaya.
Dalam Surat Tanda Bukti Lapor dengan nomor LP/4872/X/2016/PMJ/Dit.Reskrimum, Gatot Brajamusti dituduh melakukan penipuan berdasarkan Pasal 378 KUHP.
"Saya hari ini datang untuk laporkan masalah penipuan mengenai aspat yang selama ini saya ketahui adalah stimulan atau makanan untuk kesehatan dan juga untuk bangsa gaib dan sejenisnya yang tidak mengandung zat adiktif sama sekali selama ini," ujar Reza Atamevia.
"Ternyata, berdasarkan adanya kejadian kemarin, saya baru tahu, setelah ada pemeriksaan darah dan rambut, bahwa ternyata (zat adiktif narkoba) itu telah terpapar di tubuh saya cukup lama. Berarti, yang selama ini saya ketahui itu aspat, ternyata bukan," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/reza-artamevia-4_20161007_194717.jpg)