Istri Caisar 'YKS' Idap Penyakit Kulit, Dokter Belum Temukan Obatnya

Setiap penyakit tersebut kambuh, muncul banyak benjolan kecil di kulit Indadari, yang menjadi luka ketika digaruk.

Istri Caisar 'YKS' Idap Penyakit Kulit, Dokter Belum Temukan Obatnya
Warta Kota/Nur Ichsan
UNTUK INDONESIA - Caisar, hadir pada acara jumpa pers pertunjukan kolosal 12 tahun Trans untuk Indonesia, yang akan menampilkan sederet penyanyi dan musisi ternama dengan tata panggung yang spektak uler dan spesial, Kamis (12/12) di Jakarta. Pagelarannya akan diadakan ditayangkan langsung dari Sentul International Convention Center, Minggu (15/12) pukul 18.30 wib. (Warta Kota/nur ichsan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Istri dari komedian Caisar Aditya Putra, Indadari Mindrayanti, mengidap penyakit kulit yang bernama Psioriasis.

Indadari menuturkan, dokter belum dapat menemukan obat untuk penyakit yang telah diderita Indadari selama delapan tahun ini.

"Sampai sekarang aku nggak tahu penyakit ini karena apa, jadi muncul saja kayak gitu. Dokter pun juga nggak paham, sampai sekarang belum ada obat yang bisa sembuhin penyakit aku," tutur Indradari saat dihubungi wartawan melalui telepon, Kamis (2/1/2017).

Setiap penyakit tersebut kambuh, muncul banyak benjolan kecil di kulit Indadari, yang menjadi luka ketika digaruk.

Tak hanya itu, rasa panas dan gatal juga menyertai di tubuh wanita bercadar itu.

"Kalau aku garuk jadi luka ya semacam kayak cacar. Yang dirasakan itu panas dan perih," lanjut dia.

Indadari baru menyadari penyakitnya tersebut, saat hamil anak pertama. Rasa sedih pun menyelimutinya semenjak ia tahu, penyakit tersebut tergolong penyakit langka.

"Ini bukan penyakit keturunan, beda sama asma. Psiosiaris adalah penyakit yang langka dan lumayan jarang (diidap). Sempat sedih di awal, tapi sekarang sudah menerima," tutur dia.

Selama mengidap penyakit tersebut, Indadari pun tidak diperbolehkan untuk keluar rumah saat cuaca sangat panas atau sangat dingin.

Ia juga tak diperbolehkan terlalu banyak pikiran atau stres, yang membuat benjolan tersebut akan datang semakin banyak.

Psoriasis merupakan penyakit jangka panjang atau kronis yang menyerang kulit.

Jumlah pengidapnya di Indonesia belum diketahui dengan pasti. Tetapi telah didirikan Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia sejak tahun 2006 untuk membantu para pengidap psoriasis.

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved