Mira Lesmana Produksi Film Chairil Anwar Tahun Depan

Penyair yang mendapat sebutan 'Si Binatang Jalang', Chairil Anwar, akan segera diangkat kisah hidupnya ke dalam sebuah film biopik.

Mira Lesmana Produksi Film Chairil Anwar Tahun Depan
nur ichsan/warta kota/nur ichsan
PIKNIK SINEMA - Mira Lesmana & Riri Riza, pada acara peluncuran film dokumenter berjudul "Maestro Indonesia", produksi PT Pembangunan Jaya, di Piknik Sinema, Bintaro XChange Mal, Kota Tanegarang Selatan, Sabtu (10/9). Film yang mengangkat sejarah dari tokoh-tokoh Indonesia yang membangkitkan semangatdan inspirasi yang dikemas oleh sutradara, Riri Riza dan produser oleh, Mira Lesmana dan Narator, Nicholas Saputra. Menurut Ketua Panitia Hut Jaya ke 55, Edmun Sutisna, film ini dipersembahkan untuk generasi muda penerus bangsa Indonesia. WARTA KOTA/Nur Ichsan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyair yang mendapat sebutan 'Si Binatang Jalang', Chairil Anwar, akan segera diangkat kisah hidupnya ke dalam sebuah film biopik.

Film biopik tersebut akan memulai proses syuting awal 2018 mendatang.

"Kita akan syuting tahun depan. 2018, Insya Allah," kata produser dari rumah produksi Miles Productions, Mira Lesmana, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Sejak memproduksi film Ada Apa dengan Cinta, Mira Lesmana dan Riri Riza memang tergerak untuk memfilmkan penyair yang menulis puisi berjudul 'Aku' tersebut.

"Sebenarnya sudah lama dari semenjak Rangga megang buku 'Aku'-nya Chairil Anwar itu sebenarnya sudah ingin (membuat), tapi cuma butuh waktu aja. Kan waktu itu maunya (produksi film) Soe Hok Gie, sama Chairil Anwar, tapi ternyata akhirnya kita putusin bikin Gie dulu ya. Gie saja 3 tahun baru selesai," kata Mira.

Mira Lesmana dan Riri Riza, sepakat untuk tidak akan mengisahkan kehidupan Chairil Anwar sejak lahir hingga wafat. Namun, akan dipilih beberapa bagian dari kisah kehidupannya.

Keluarga Chairil pun sudah diajak berbincang, demi memperdalam sosok yang dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 itu.

Proses pemilihan pemeran dalam film biopik tersebut, masih akan melalui proses casting. Mira juga belum dapat memutuskan apakah nantinya pemain akan berlatar belakang pemain teater, atau artis peran.

"Belum, belum (tahu pemain teater atau aktor film). Masih mau di casting dulu ya, kita mau siapapun aktornya casting dulu, tapi sekarang sudah devalopment, ceritanya sudah sinopsis treatment draft ke enam. Masih terus kita tajamkan, (cerita) dramanya masih kita perhatikan," ungkap Mira.

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved