Breaking News:

Kasus Mengendap, Akun Eks Istri Mario Teguh Unggah Surat Terbuka, Nama Jokowi Disebut

Sebuah akun Facebook Aryani Soenarto menuliskan surat terkait kasusnya yang lama mengendap, isinya menyebut nama Jokowi.

Penulis: Rendy Sadikin
Repro/Kompas TV
Ario Kiswinar Teguh bersama sang ibunda, Aryani Soenarto serta tim kuasa hukumnya, saat ditemui di gedung Ditreskrimum Subdit Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik keluarga motivator terkenal Mario Teguh dan mantan istrinya, Aryani Soenarto, belum pamungkas.

Pada Rabu (5/4/2017), sebuah akun jejaring sosial Facebook yang diduga milik Aryani Soenarto menuliskan surat terkait kasusnya yang lama mengendap.

Seperti diketahui, pada 5 Oktober 2016, ibunda Ario Kiswinar Teguh itu melaporkan Mario Teguh ke Polda Metro Jaya terkait pelanggaran ITE dan pencemaran nama baik.

"Tepat pada hari ini, Rabu, 5 April 2017, laporan polisi soal perkara fitnah dan pencemaran nama baik terhadap saya dan anak saya, Ario Kiswinar Teguh, sudah berusia 6 bulan dan belum tuntas.," tulis akun tersebut.

Dituliskan pula, Aryani mengirimkan surat terbuka yang diunggahnya pula ke postingan tersebut untuk Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

"Maka dari itu, saya, Aryani Soenarto, menuliskan surat terbuka ini untuk Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian MA. PhD., untuk mendapat perhatian beliau terhadap berjalannya proses hukum ini. Surat terbuka ini sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang status terkini dari perkara ini," tulis akun tersebut.

Dalam postingannya, akun Aryani juga memohon dukungan seluruh orang, terutama kaum perempuan dan ibu di Indonesia.

"Karena begitu mudahnya perempuan difitnah dengan keji dan dicemarkan nama baiknya di hadapan publik, tanpa ada ketegasan hukum bagi pelakunya. Mari kawal terus agar hal serupa tidak terjadi lagi kepada perempuan Indonesia lainnya," tulis akun Aryani.

Tak tanggung-tanggung, akun tersebut juga menembuskan surat terbuka itu kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dan, surat tersebut akan dikirimkan secara langsung.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved