Tara Basro Butuh Tenaga Ekstra dalam Teater

Aktris Tara Basro terlibat dalam pementasan teater "Perempuan-perempuam Chairil".

Tara Basro Butuh Tenaga Ekstra dalam Teater
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Tara Basro, pemeran Sumirat dalam pentas teater 'Perempuan-Perempuan Chairil' saat ditemui usai menggelar konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tara Basro terlibat dalam pementasan teater "Perempuan-perempuam Chairil". Di situ, ia jadi mengetahui perbedaan bermain teater dan film.

Menurutnya, teater butuh tenaga ekstra. Ia harus lantang mengucapkan dialog dan menonjolkan gerak tubuh yang jelas agar penonton bisa mendengar dan melihat jelas.

"Kalau film kan kamera tuh deket ya dan pakai mic juga," ujar Tara, saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).

Wanita berkulit eksotis itu kemudian menambahkan, pelafalan dalam film juga sangat berbeda jika dibandingkan dengan panggung teater.

Di pentas teater "Perempuan-perempuan Chairil" Tara memerankan sosok Sumirat, sosok perempuan yang bisa membuat Chairil mencintainya dengan penuh gairah dan menggebu-gebu.

Sementara, sosok Chairil Anwar diperankan oleh Reza Rahadian.

Aktris lain yang memerankan tokoh perempuan di pementasan tersebut antara lain Marsha Timothy sebagai Ida Nasution, Chelsea Islan sebagai Sri Ajati, dan Sita Nursanti sebagai Hapsah Wiriaredja. Hapsah yang akan menjadi pendamping hidup Chairil Anwar.

Sedangkan, produser yang akan bertanggungjawab dalam pementasan teater itu adalah Happy Salma yang sudah mulai piawai dalam dunia seni teater.

Pementasan pun akan diselenggarakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada 11 dan 12 November 2017, pukul 20.00 WIB.(*)

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved