Hanung Bramantyo Anggap Film sebagai Napas Negara

Hanung melihat film saat ini terkesan disepelekan dan hanya dianggap sebagai industri hiburan belaka

Hanung Bramantyo Anggap Film sebagai Napas Negara
Tribunnews.com/Gilang Syawal Ajiputra
Hanung Bramantyo ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (28/4/2018). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Gilang Syawal Ajiputra

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Hanung Bramantyo menilai bahwa film bukan sekadar hiburan. Tapi, lebih daripada itu, bagian dari napas negara. 

"Sebetulnya yang harus disikapi bareng-bareng oleh film maker, oleh pemerintah, bahwa film itu adalah bagian dari napas negara, itu yang paling penting," kata Hanung, saat mengisi acara bedah film Kartini di Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Baca: Prilly Latuconsina Prihatin Lihat Ibu Buka Aurat Menyusui Bayinya di Ruang Publik

Namun, ia melihat film saat ini terkesan disepelekan dan hanya dianggap sebagai industri hiburan belaka.

"Kalau film dianggap sebagai sesuatu yang 'ah itu enggak penting'. Kalau orang berpikir seperti itu, maka akan ada orang lain yang memanfaatkan itu," tegas Hanung.

Baca: Main Film Horor, Honor Al Ghazali Rp 10 Miliar?

"Maka tidak heran kalau ada negara-negara lain berhasil nge-grab (mendapatkan) itu, membuat penonton berubah secara perlahan-lahan pemikirannya. Maka jangan salahkan penonton," pungkas suami Zaskia Mecca itu.(*)

Penulis: Gilang Syawal Ajiputra
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved