Asian Games 2018

Bawa Obor Asian Games, Cerita Mario Lawalata Naik Sekoci saat Ombak Bergejolak

Pengalaman itu bagi Mario tak akan terlupakan karena hanya sekali seumur hidup.

Bawa Obor Asian Games, Cerita Mario Lawalata Naik Sekoci saat Ombak Bergejolak
Grid.ID
Mario Lawalata saat ditemui Grid.ID di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018). 

TRIBUNNEWs.COM - Mario Lawalata berbagi cerita tentang pengalamannya sebagai pembawa obor Asian Games 2018 di Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada 28 Juli 2018.

Satu hal yang mengesankan adalah saat harus naik sekoci di saat ombak bergejolak.

"Saya harus naik sekoci itu ombaknya kan gede banget, habis dari itu langsung naik buat naruh di atas kapal," kata Mario saat dijumpai di Qubicle Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018).

"Saya yakin ini sekali seumur hidup dan tidak terlupakan. Suatu kehormatan juga, dan semoga bisa jadi kebanggaan buat anak Indonesia, karena kita jadi tuan rumah," lanjutnya.

Kala itu Mario melatih fisiknya agar tetap prima ketika mengemban tugas sebagai pembawa obor.

"(Persiapan) paling olahraga biasa aja rutin ya. Karena kan larinya enggak yang 20 kilo atau 40 kilo gitu. Saya waktu itu bawa di Bulukumba, Tanjung Bira. Engggak saya enggak jauh," jelasnya.

Mario harus menjaga obor tersebut tetap tegak lurus saat berada dalam genggamannya.

"Oh iya kalau tangannya enggak tegak, panas. Karena apinya nyala bisa kebakar entar. Terus saya juga enggak cuma lari pas bawa obor, saya juga ada di kapal buat naruh obornya di atas, " jelasnya.(*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Mario Lawalata Bawa Obor Asian Games 2018 di Bulukumba"

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved