Aktif Dikegiatan Dakwah, David Chalik Hadiri Acara Aqiqah Masal

David Chalik mengatakan kegiatan yang dihadirinya itu, merupakan pengalaman pertama yang tidak bisa dilupakan.

Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah
David Chalik berpartisipasi dalam acara Aqiqah bersama telon lang dan MNC TV di Masjid Raya K. H. Hasyim Asyari, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Minggu (28/10/2018). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - David Chalik saat ini aktif dalam kegiatan-kegiatan anak usia dini, kemanusiaan, dan kegiatan dakwah syiar Islam. 

Baru-baru ini misalnya, ia berpartisipasi dalam acara Aqiqah bersama telon lang dan MNC TV.

"Saya di sini terlibat sebagai pembawa acaranya, dan juga waktu pembawa acara ini sesuatu yang berbeda buat saya, karena saya ga pernah melihat ada aqiqah masal seperti ini," ujar David di Masjid Raya K. H. Hasyim Asyari, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Minggu (28/10/2018).

Ia mengatakan kegiatan yang dihadirinya itu, merupakan pengalaman pertama yang tidak bisa dilupakan.

"Saya bisa melihat bagaimana mereka terharu, bahwa aqiqah ini sebagai muslim semampunya kita untuk bisa mengaqiqah anak kita," katanya.

Ada beberapa persyaratan sebagai penerima aqiqah diantaranya berasal dari keluarga tidak mampu dengan menyertakan SKTM dari kelurahan dan usia anak maksimal 3 tahun.

"Jadi kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia kepada anak-anak mereka salah satunya adalah aqiqah dan posyandu, dan dimulai dari 2005 kami berkomitmen melakukan itu di pulau Jawa," ujar Head of Sales Telon Lang, Heri Nurdiawansyah.

Baca: Makan Malam Ratusan Dolar di Singapura, Nagita dan Raffi Satu Meja Bareng ART Jadi Sorotan

Aqiqah ini juga merupakan acara puncak dari kegiatan posyandu plus telon lang, ada 175 peserta aqiqah yang terdiri dari 75 laki-laki dan 100 perempuan.

David berharap kegiatan ini dapat terus berjalan sehingga banyak anak Indonesia yang sudah di aqiqah.

"Harapannya kegiatan ini berjalan dengan baik, ada continuity dan bisa menginspirasi yang lain. Kalau bisa nggak hanya di Jawa tapi seluruh Indonesia," Kata David.(*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved