Breaking News:

KPI Hentikan Sementara 'Pagi Pagi Pasti Happy', Kriss Hatta Sebut 'Kaleng', Sindir Billy Syahputra?

Kriss Hatta turut berkomentar soal penghentian sementara program Pagi Pagi Pasti Happy oleh KPI.

Kolase/TribunStyle/Instagram/bilsky16
Kriss Hatta, Hilda Vitria Khan dan Billy Syahputra 

TRIBUNSOLO.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan menghentikan sementara program acara Pagi Pagi Pasti Happy yang tayang di Trans TV.

Dilansir TribunSolo.com dari laman resmi KPI, program yang tayang setiap pagi itu tidak boleh tayang selama tiga hari, mulai tanggal 3 sampai 5 Desember 2018.

Sanksi tersebut diberikan berdasarkan Surat Keputusan KPI Pusat No.623/K/KPI/31.2/11/2018.

Berdasarkan surat keputusan tentang sanksi penghentian sementara, program yang dipandu oleh Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan Billy Syahputra itu telah melanggar sejumlah pasal.

Di antaranya pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi remaja.

Secara rinci, program acara P3H melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS).

Surat keputusan tersebut telah ditandatangani Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, pada Jumat (23/11/2018).

Menurut KPI, ada muatan negatif yang disampaikan oleh para host pada tayangan P3H tanggal 27 September 2018 dan 3 Oktober 2018 yang membahas kasus Kris Hatta-Hilda.

Bukan sanksi yang pertama, sebelumnya KPI mendapatkan sanksi berupa teguran pertama pada Februari 2018 dan kedua di bulan Juni 2018.

Mewakili KPI Pusat, Komisioner Dewi Setyarini berharap sanksi penghentian sementara tersebut menjadi bahan refleksi dan evaluasi di internal pengelola program P3H.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved