Breaking News:

Laris Perankan Karakter Antagonis, Dinda Kanyadewi Tak Takut Disaingi Aktris Pendatang Baru

Pastinya, pendatang baru tersebut akan bersaing ketat dengan pesinetron seniornya lebih dulu, salah satunya dengan aktris Dinda Kanyadewi (31).

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Aktris Dinda Kanyadewi memberikan ketarangan kepada para wartawan mengenai monolognya, yang usai dimainkan di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016). Ia mengakui bahwa tingkat kesulitan dalam bermonolog dan main film itu berbeda. Lebih jauh ia menjelaskan, satu kesulitan itu, di antaranya menghafal naskah yang relatif sangat panjang. TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - SETIAP harinya banyak sekali artis pendatang baru, yang mulai menghiasi layar televisi pemirsa Indonesia yang berakting dalam sinetron stripping yang laris disaksikan penonton.

Pastinya, pendatang baru tersebut akan bersaing ketat dengan pesinetron seniornya lebih dulu, salah satunya dengan aktris Dinda Kanyadewi (31).

Dinda Kanyadewi dahulu dikenal lewat peran antagonisnya menjadi 'Mischa' dalam sinetron 'Cinta Fitri'.

Sinetron tersebut pun mendongkrak namanya dalam sinetron stripping Tanah Air.

Untuk tetap menjaga eksistensinya di sinetron, Dinda Kanyadewi punya siasat untuk tetap mendongkrak namanya tetap laris disaksikan masyarakat Indonesia.

"Siasatnya adalah kita jangan teralu angkuh ya. Misalnya gini, maksudnya sudah dapat peran banyak, kita jangan sombong gitu," kata Dinda Kanyadewi ketika ditemui di sela-sela syukuran film 'Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga', di Hongkong Cafe Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018).

"Tapi kalau gua, dapat satu atau dua scene aja juga enggak apa-apa," tambahnya.

Baca: Demi Bayar Cicilan, Dinda Kanyadewi Tergoda Sinetron Stripping

Bagi Dinda, bersaing dengan pendatang baru tidak masalah.

Apalagi artis baru tersebut memiliki paras yang cantik dan usianya jauh lebih muda dengannya.

Karena, dunia akting membutuhkan regenerasi agar tetap bisa berjalan, dan menghibur penonton yang mencintai sinetron.

"Jadi kita sudah ada takarnya masing-masing, tapi kita tetap menjaga kualitas juga. Gitu ajasih," ucapnya.

Wanita kelahiran Jakarta, 5 Februari 1987 itu tidak menampik bahwa karakter antagonis sangat melekat didalam dirinya, semenjak berkarir di sinetron stripping.

Dinda pun tidak masalah terus menerima peran seperti itu. Dikarenakan, ia masih dipercaya karena kualitasnya memerankan karakter antagonis.

"Sampai sekarang peran masih iya peran antagonis. Kalau dulu serius banget, sekarang lebih yang emang penjahat kampungan gitu loh. Tapi ya memang kualitas saya dipercaya peran itu, terima aja," ujar Dinda Kanyadewi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved