Tsunami di Banten dan Lampung

Pasca Tsunami Banten, Ifan Seventeen Hindari Keramaian: Tak Ada Manusia Bisa Menolong Kecuali Allah

Hindari keramaian seusai tsunami Banten, Ifan Seventeen mengatakan tak ada manusia satu pun yang bisa menolong kecuali Allah.

Pasca Tsunami Banten, Ifan Seventeen Hindari Keramaian: Tak Ada Manusia Bisa Menolong Kecuali Allah
Kolase Instagram Ifan Seventeen/@ifanseventeen
Ifan Seventeen dan almarhum istri tercinta Dylan Sahara. 

TRIBUNNEWS.COM - Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen akui menghindari keramaian seusai bencana tsunami Banten yang merenggut nyawa sang istri, Dylan Sahara.

Tak hanya kehilangan istri, Ifan Seventeen juga kehilangan tiga sahabatnya yakni Andi Seventeen, Herman Sikumbang, dan M Awal Purbani atau Bani di tsunami pada Sabtu (22/12/2018).

Ifan Seventeen menjadi satu-satunya personel yang selamat dalam musibah tsunami Selat Sunda.

Hampir sebulan pasca ditinggal orang-orang tercinta, Ifan Seventeen masih berupaya untuk bangkit kembali dan menjalani kehidupan.

Baru-baru ini Ifan Seventeen menghadiri pengajian yang digelar untuk mendiang istri dan sahabatnya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Saat ditemui seusai pengajian itu, Ifan Seventeen menceritakan alasan di balik dirinya kerap mengunjungi berbagai pesantren pasca tsunami di Banten.

Ifan Seventeen menuturkan, kebetulan anak kyai di Gontor merupakan teman dari Dylan Sahara semasa SMP.

"Kalau aku sih lebih ke ngobrol, minta masukkan sambil belajar mencari doa setelah salat untuk ketenangan hatiku sekarang," ucap Ifan Seventeen dilansir dari tayangan Net Entertainment News pada Minggu (13/1/2019).

Ifan Seventeen menuturkan ia telah memiliki rencana sekitar dua minggu lagi untuk kembali menyambangi Gontor.

"Ini juga ada rencana ke sana lagi untuk belajar," sambungnya.

Baca Selanjutnya>>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved