Artis Terjerat Narkoba

Ridho Rhoma Bakal Dipenjara Lagi, Rhoma Irama: Putusan MA Aneh bin Ajaib

Raja dangdut Rhoma Irama buka suara terkait proses hukum kasus narkoba yang menyeret nama anaknya, pedangdut Ridho Rhoma.

Ridho Rhoma Bakal Dipenjara Lagi, Rhoma Irama: Putusan MA Aneh bin Ajaib
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ridho Rhoma dan sang ayah, Rhoma Irama 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Raja dangdut Rhoma Irama buka suara terkait proses hukum kasus narkoba yang menyeret nama anaknya, pedangdut Ridho Rhoma.

Seperti diketahui Ridho Rhoma harus menjalani tambahan hukuman penjara selama delapan bulan.

Penambahan hukuman penjara Ridho Rhoma itu, setelah Mahkamah Agung (MA) menerima kasasi yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat

MA menambah hukuman penjara delapan bulan untuk Ridho Rhoma, yang sudah bebas penjara dan rehabilitasi selama 18 bulan sejak tahun 2017 lalu.

Rhoma Irama menegaskan kalau putusan MA sangatlah aneh.

Sebab, putranya saat ini sudah menghirup udara segar dan juga sembuh dari ketergantungannya terhadap narkotika jenis sabu.

Baca: Keluarga Belum Tahu Kabar Ridho Rhoma Akan Kembali Dikirim ke Penjara

"Mengenai putusan Ridho, saya rakyat awam menilai putusan MA aneh bin ajaib. Nah, sekarang falsafah dan logika hukumnya dimana? Itu yang saya enggak ngerti," kata Rhoma Irama yang ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Rhoma Irama pun menjelaskan alasan mengapa dirinya menilai putusan MA sangat aneh dan juga ajaib, karena seharusnya Ridho tidak lagi menerima hukuman penjara atas kesalahannya yang sudah melakukan penyalahgunaan narkotika.

"Kenapa? Pertama, berdasarkan surat edaran MA, pengguna (narkotika) dibawah 1 gram, itu harus di rehabilitasi. Begitu juga harus dijalankan oleh kepolisian dan kejaksaan, semuanya sama," jelasnya.

"Ridho kan pengguna 0, sekian lah. Nah, Ridho itu sudah di proses dari penjara selama 126 hari dan rehabilitasi. Malahan ini pelanggaran, harusnya langsung direhab bukan dipenjara dulu. Pas rehab, setelah dinyatakan selesai dan sembuh dari dokter, maka dibebaskan," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved