Breaking News:

Pengalaman Shafira Umm Digigit 'Nyamuh Babi' Saat Syuting di Atambua

Shafira Umm mengatakan nyamuk yang menggigitnya adalah nyamuk yang biasa hinggap di hewan peliharaan warga Atambua.

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Shafira Umm ditemui di Alenia Papua Coffee, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis sekaligus presenter Shafira Umm ceritakan pengalamannya digigit nyamuk yang disebutnya 'nyamuk babi' saat syuting film Rumah Merah Putih di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Shafira Umm mengatakan nyamuk yang menggigitnya adalah nyamuk yang biasa hinggap di hewan peliharaan warga Atambua.

"Kan aku syuting di situ aja setnya nggak pindah di rumah di desa Atambua di rumah itu kayak tempat kumpul keluarga, ada rumah tengah kanan kiri ada balenya terus mereka juga punya hewan peliharaan ada babi, anjing, ayam, kucing," tutur Shafira Umm di Alenia Papua Coffee, Senin (20/5/2019).

Baca: Pevita Pearce Nikmati Hidup Tanpa Sinyal di Atambua

"Lagi tidur di situ, karena kan gelap malam, kalo siang jarang nyamuk, kan bale gitu kakiku ngegantung pasti ada nyamuk ngegigit di kaki aku, hasilnya banyak kecil bentol gitu," ujar Shafira Umm.

Ia juga sempat diperingatkan untuk berhati-hati dengan nyamuk babi yang banyak di kawasan Indonesia Timur.

Baca: Gugup saat Bersaksi di Persidangan, Hilda Vitria Akhirnya Akui Pernah Menikah dengan Kriss Hatta

"Orang make up bilang ‘pokoknya kalau syuting di daerah timur itu hati-hati sama nyamuk babi', mereka nyebutnya gitu, nyamuk yang suka hinggap di babi atau apalah gitu," beber Shafira.

"Mungkin karena kalau ngegigit bisa sampai bolong, bentol tuh lama, gatel parah, itu aku alami sendiri. Lama ilangnya sampai sekarang masih ada, aku kasih salep dan sebagainya," terangnya.

Baca: Singgung Perselingkuhan Hilda Vitria, Kriss Hatta: Suami Sah Malah Dihukum, Lucu

Shafira terlibat dalam film Rumah Merah Putih produksi Alenia Picture. Film tersebut mengisahkan tentang kehidupan masyarakat setempat yang memiliki jiwa nasionalis tinggi.

Sebab, tiap Hari Kemerdekaan Indonesia setiap rumah di sana dicat berwarna merah dan putih.

Penulis: bayu indra permana
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved