Slank Bicara Bahayanya Pemakaian Plastik Berlebih, Sebut Kebijakan Jakarta dan Colek Anies

2 personel grup musik Slank, Kaka sang vokalis dan Ridho sang gitaris mengajak masyarakat luas untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai

Slank Bicara Bahayanya Pemakaian Plastik Berlebih, Sebut Kebijakan Jakarta dan Colek Anies
TRIBUNNEWS.COM/Ilham Rian Pratama
Dua personel grup musik Slank, Kaka dan Ridho, bicara soal pemakaian plastik secara berlebihan. Sekaligus rencana album baru. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua personel grup musik Slank, Kaka sang vokalis dan Ridho sang gitaris mengajak masyarakat luas untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Menghadiri Pawai Bebas Plastik di area Car Free Day, Minggu (21/7/2019) pagi tadi, mereka berdua mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melakukan long march dari Bundaran HI sampai Lapangan Aspirasi Monas sambil membawa beberapa 'monster plastik' raksasa.

Mau tahu bagaimana dua personel grup musik legendaris ini menyikapi bahayanya penggunaan plastik secara berlebih?

Berikut petikan wawancara Tribunnews.com dengan dua orang musisi yang peduli lingkungan ini.

* Bagaimana awal mulanya bisa terlibat dalam gerakan ini?

Aku sama Ridho kan ada di Pandu Laut Nusantara, gerakan untuk kebaikan alam. Nah, kampanye kali ini kita lebih fokus kolaborasi dengan Walhi, Greenpeace, dan Sea Soldier.

Itu udah level urgent. Makanya simbolisasinya adalah monster plastik yang muncul dari laut.

Jadi tanggal 20 itu sempat konferensi pers di Sunda Kelapa, jadi simbolisasi monster plastik itu munculnya dari laut, di Sunda Kelapa.

Jadi kalau kita masih terus menggunakan plastik sekali pakai yang sebetulnya kita enggak butuh, itu akan balik lagi ke kita as a monster, yang bisa ‘makan’ kita balik.

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved