Senin, 1 Juni 2026

Perjuangan Ibunda Kriss Hatta yang Bikin Hati Antony Hillenaar Luluh dan Buka Pintu Maaf

Antony Hillenaar telah mencabut surat laporan kasus tuduhan kekerasan Kriss Hatta yang saat ini masih mendekam di penjara Polda Metro Jaya.

Tayang:
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU FIRMANSYAH
Antony menceritakan kejadian yang membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit itu, dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Antony Hillenaar telah mencabut surat laporan kasus tuduhan kekerasan Kriss Hatta yang saat ini masih mendekam di penjara Polda Metro Jaya, Jakarat Pusat.

Proses damai dengan Kriss Hatta, diceritakan Antony Hillenaar berjalan setelah komunikasi kedua belah pihak.

“Kita tetap komunikasi dengan baik akhirnya menghasilkan pertemuan yang kedua kalinya, terus di situ minta tolong memohon sangat dengan segala kerendahan hatilah (memaafkan),” ungkap Antony Hillenaar saaat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).

Baca: Pernah Berseteru karena Hilda Vitria, Kini Billy Syahputra Beberkan Niat Baiknya untuk Kriss Hatta

Baca: Jangankan Narkoba, Merokok Pun Tidak, Bagaimana Andika Mahesa Lepas dari Jeratan Itu?

Yang paling membuat Antony iba untuk memaafkan Kriss Hatta adalah perjuangan Tuty Suratinah, ibu Kriss Hatta yang terus membujuk Antony untuk menyelesaikan kasus keduanya tanpa jalur hukum.

Artis peran Kriss Hatta saat dipindahkan dari Biddokes Polda Metro Jaya menuju Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG)
Artis peran Kriss Hatta saat dipindahkan dari Biddokes Polda Metro Jaya menuju Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG) (Kompas.com)

“Ya, Dengan kerendahan hati mamanya juga, saya juga membuka hati dan kita bicara secara langsung. Ya namanya orang tua, kita juga punya orang tua kan,” ucap Antony.

Walaupun sudah berdamai, masih ada syarat yang diminta Antony kepada keluarga Kriss Hatta untuk biaya ganti rugi pengobatan Anthony yang waktu itu dipikul Kriss Hatta.

Baca: Sebagai Sahabat, Polo Srimulat Ingin Nunung Direhabilitasi

Kali ini jumlahnya sudah diturunkan, tidak lagi sebesar Rp 1 miliar seperti yang dulu diminta Antony, yang tidak disanggupi oleh keluarga Kriss Hatta. Namun Antony merahasikan besarannya.

“Yang pasti, penggantian materi-material ada. Tapi sewajarnya, jauh dari angka awal. Justru sangat kecil lah. Jauhlah dari angka itu,” pungkas Antony.

Awal perseteruan antara Kriss Hatta dan Antony meuncak setelah kejadian penganiayaan yang dilakukan Kriss Hatta di sebuah kelab malam di Jakarta Selatan.

Jabat tangan

TRIBUNNEWS.COM - Antony Hilenaar dan Kriss Hatta mengakhiri perseteruan. Mereka sepakat untuk berdamai dan mencabut laporannya masing-masing.

Hal itu terlihat setelah pihak Kriss Hatta dan Antony Hilenaar mencabut laporannya masing-masing di Polda Metro Jaya pada Kamis (8/8/2019).

Selain itu, Kriss Hatta yang berada di Rutan Polda Metro Jaya juga dihadirkan dengan Antony pada pencabutan laporan tersebut.

"Kita sudah ketemu juga sama Kriss, sudah berjabat tangan, sudah menarik laporan polisi yang terjadi pada 6 April. Kita semua sudah mengikuti proses dan prosedur yang kita tulis sesuai pada perjanjian," ujar Antony usai pencabutan laporan.

Antony Hillenaar saat ditemui Grid.ID di Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019) malam.
Ia juga mengatakan bahwa Kriss Hatta telah menandatangani surat kesepakatan damai itu.

Baca: Syarat Damai dengan Kriss Hatta, Antony Hillenaar Ingin Nama Baiknya Dipulihkan

"Sudah semua, sudah beres. Tadinya mau ada pihak Kriss mau tanda tangan selaku pihak pertama, tapi ternyata diwakilkan sama bang Usman (kuasa hukum Kriss Hatta)," ungkap Antony.

"Berkas semua udah lengkap. Kami juga udah ketemu dengan pihak Kriss juga secara langsung. Jadi setelah itu semua berkas juga sudah beres, jadi tinggal nunggu proses selanjutnya dari pihak polisi aja," sambungnya.

Selanjutnya setelah Antony mencabut laporannya, pihak Kriss Hatta yang akan mencabut laporannya soal pencemaran nama baik melalui media sosial.

"Ini kita mau ke krimsus untuk pencabutan laporan yang telah dibuat UU ITE untuk saya. Iya laporan yang dibuat oleh ibunya Kriss Hatta," terangnya

Tapi sayangnya meski telah sepakat berdamai, Kriss Hatta belum dipastikan bebas lantaran masih menunggu proses dai pihak kepolisian.

"Saya sebenarnya berharap anak saya keluar malam ini. Tapi kenyataannya nggak bisa keluar. Kecewa, sedih, jadi satu itu pasti, tapi kita harus tunggu prosesnya gimana. Gitu aja," jelas ibunda Kriss Hatta, Tuty Suratinah.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved