Lagu-Lagu Bertema Nasionalisme Dipentaskan Secara Epik di Konser Anak 'Mentari Negeriku'

Purwacaraka merasa terpanggil untuk mengajak pemuda untuk berani berkreasi dan produktif berkarya. Sebab, pemuda adalah adalah pribadi kreatif

Lagu-Lagu Bertema Nasionalisme Dipentaskan Secara Epik di Konser Anak 'Mentari Negeriku'
HandOut/Ist
Musikus dan komponis, Purwacaraka bersama konseptor dan songwriter muda Yuanita Meilia dalam konser anak bertema 'Mentari Negeriku' di Galeri Indonesia, Tanah Abang, Jakarta, Minggu malam (18/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Purwacaraka Music Studio bersama sejumlah pihak menyelenggarakan konser anak bertema 'Mentari Negeriku' di Galeri Indonesia, Tanah Abang, Jakarta, Minggu malam (18/7/2019).

Sejumlah lagu bertema nasionalisme secara epik dan ceria dipentaskan oleh puluhan anak.

"Anak-anak memiliki peran besar untuk mengisi kemerdekaan. Salah satunya adalah menoreh prestasi. Anak-anak sekarang tidak perlu berjuang merebut kemerdekaan. Tetapi, tinggal bagaimana mengisi kemerdekaan tersebut," kata musikus dan komponis, Purwacaraka.

Ia pun meminta agar generasi muda untuk terus maju menjadi lebih baik. Sehingga, dapat melakukan hal yang berarti untuk keluarga dan lingkungan sekitar, khususnya Indonesia.

Karenanya, Purwacaraka merasa terpanggil untuk mengajak pemuda untuk berani berkreasi dan produktif berkarya. Sebab, ucap dia, pemuda adalah adalah pribadi yang kreatif dan suka tantangan.

"Saya merasa harus membina anak-anak kita membina bangsa Indonesia yang maju, yang merdeka dengan tujuan baik, untuk Indonesia baik. Mari buat prestasi dan menyebarluaskan ke seluruh pelosok, ke setiap anak, untuk mencintai Indonesia," katanya.

Disebutkan, konser anak Mentari Negeri adalah sebuah karya yang didedikasikan untuk tiap anak Indonesia.

Dalam kesempatan itu, di-launcing juga tiga lagu anak bertema nasional berjudul 'Anak Indonesia', 'Alam Indonesia' dan 'Kita Satu Indonesia'.

Kesemua lagu itu dibuat oleh Yuanita Meilia, seorang konseptor dan songwriter muda.

Serta, dinyanyikan secara baik oleh Jessie Heinze, penyanyi berusia 13 tahun dan Tabita Putri Nugroho, conductor yang sekaligus merangkap sebagai arranger cilik.

Acara konser tersebut, ditutup dengan menyanyikan lagu “Tanah Airku” , untuk membangkitkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved