Babak Baru Kasus Video Konten Asusila Hotman Paris, Saksi Pihak Farhat Abbas Mengaku Diteror

salah satu saksi Farhat Abbas mengaku telah diteror oleh oknum tertentu pada kasus penyebaran video konten asusila yang melibatkan Hotman Paris

Babak Baru Kasus Video Konten Asusila Hotman Paris, Saksi Pihak Farhat Abbas Mengaku Diteror
Instagram/@hotmanparisofficial, @farhatabbasofficial
Babak Baru Kasus Video Konten Asusila Hotman Paris, Saksi Pihak Farhat Abbas Mengaku Diteror 

TRIBUNNEWS.COM - Dugaan penyebaran konten video asusila yang dilakukan Hotman Paris kini masih menimbulkan berbagai pertanyaan.

Aksi saling sindir menyindir antara Hotman Paris dan Farhat Abbas pun menjadi bumbu perseteruan dua pengacara kondang tersebut.

Terbaru, salah satu saksi dari pihak Farhat Abbas mengaku jika dirinya telah mengalami teror oleh pihak tertentu yang disinyalir adalah follower dari Hotman Paris.

Seperti yang diketahui, Farhat Abbas dan Andar Situmorang telah mengajukan dua saksi atas kasus dugaan penyebaran konten video asusila yang dilayangkan pada Hotman Paris.

 Pamer Kekayaan Berujung Farhat Abbas Sakit Hati, Hotman Paris Kembali Sindir Soal Reputasi

Kedua saksi dari pihak Farhat Abbas itu adalah William Affandi dan Sarah Novitri Karlina.

Rupanya, Sarah Novitri Karlina telah diteror semenjak memutuskan untuk menjadi saksi dari pihak Farhat Abbas.

Sarah Novitri Karlina mengaku telah mendapatkan teror
Sarah Novitri Karlina mengaku telah mendapatkan teror (Instagram @farhatabbasofficial)

Hal tersebut diungkapkan Farhat Abbas ketika mendampingi dua orang saksinya itu untuk melakukan pemeriksaan di kantor polisi.

Awalnya, Farhat Abbas menerangkan bahwa kedua saksi yang didampinginya dalam kasus penyebaran koten asusila lewat Instagram Hotman Paris telah dilakuka pemeriksaandi kantor kepolisian.

Farhat Abbas kemudian menerangkan bahwa pada saat memberikan kesaksian tersebut, satu di antara saksinya berada dalam tekanan lantaran mendapatkan ancaman.

"Ya hari ini pemeriksaannya ada dua saksi. Yang satu sudah diperiksa, yang satu lagi proses." Halaman 2 =========>

Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved