Senin, 1 Juni 2026

Selain Kisah KKN di Desa Penari, Raditya Dika Ceritakan 5 Desa Horor di Dunia

Selain Kisah KKN Desa Penari, Raditya Dika Ceritakan 5 Desa Horor di Dunia, Salah Satunya di India.

Tayang:
Penulis: Anugerah Tesa Aulia
Editor: Sri Juliati
Youtube/RadityaDika
Selain Kisah KKN Desa Penari, Raditya Dika Ceritakan 5 Desa Horor di Dunia, Salah Satunya di India. 

Selain Kisah KKN Desa Penari, Raditya Dika Ungkap 5 Desa Horor di Dunia

TRIBUNNEWS.COM - Raditya Dika, YouTuber yang sempat menjadi perbincangan publik lantaran mengangkat kisah viral KKN di Desa Penari, kini menceritakan lima desa yang dianggap horor di dunia.

Seperti yang diketahui, Raditya Dika sempat mengunggah kisah KKN di Desa Penari yang sempat viral di twitter dengan tagar #KKNDesaPenari sukses buat publik penasaran.

Dalam vlog Raditya Dika, ia menceritakan kisah KKN di Desa penari yang diunggah oleh akun @SimpleM81378523.

KKN di Desa Penari menceritakan sekumpulan mahasiswa yang sedang mengikuti program KKN di sebuah desa yang dipenuhi kisah horor tentang penari.

Terdapat beberapa orang dalam sekumpulan mahasiswa tersebut melanggar beberapa ketentuan di desa tersebut sehingga mereka mengalami kejadian mistis selama menjalani KKN.

Baca: Sempat Sindir Sosok Papa Baru Vanessa Angel, Instagram Doddy Sudrajat Lagi-lagi Diblokir sang Putri

Baca: Beda Reaksi Franda dan Rachel Vennya, saat Nama Anak Zylvechia dan Xabiru Ditiru Netizen

Tak mau selesai sampai di situ, kini Raditya Dika menunggah vlog terbarunya yang menceritakan kisah lima desa horor di dunia melalui akun YouTube-nya pada Kamis (5/9/2019).

Dalam video yang berdurasi 29 menit tersebut Raditya Dika menceritakan kelima desa horor dari berbagai penjuru dunia.

1. Desa Pluckley - Inggris

Desa Puckley Kent yang berada di Inggris merupakan cerminan desa tradisional Inggris yang berisi pondok-pondok cantik, kantor pos, tukang daging, dan deretan pub.

Desa ini juga merupakan lokasi shooting film The Darlings Buds of May yang tayang pada 1990an.

Namun di samping keindahannya, desa ini dinobatkan sebagai desa paling berhantu menurut Guinness World Record pada 1989.

Beberapa sumber menyatakan, tempat ini berisi 12 sampai 17 hantu.

Satu hantu yang menetap di sana diyakini bernama Edward Brett, seorang petani abad 18 yang menembak kepalanya sendiri di peternakan dan mengucapkan kalimat terakhir "Aku akan melakukannya" kepada istrinya.

Hantu lain yang digambarkan yaitu seorang kepala sekolah yang menggantung kepalanya.

Baca: Jawaban Samuel Zylgwyn Ditanya Netter Apa Nama Putrinya Boleh Ditiru, Suami Franda Tulis Satu Kata

Baca: Nia Daniati Kecelakaan Sabtu Siang, Malam Tampil Nyanyi di Panggung dan Suaranya Tetap Melengking

2. Kuldhara - India

Desa Kuldhara di India dulu merupakan desa yang dihuni oleh para Brahmana Paliwal hingga tahun 1825.

Dalam kisahnya seluruh warga di desa tersebut meninggalkan desa mereka semalaman.

Cerita berlanjut ketika seseorang berkuasa jatuh cinta kepada putri kepala desa dan mengancam para Brahmana Paliwal dengan pajak yang sangat tinggi jika mereka tidak melakukannya.

Warga desa meninggalkan desa hingga dengan kutukan siapa yang tinggal di situ akan kehilangan nyawa.

Hingga saat ini tempat ini tetap ditinggalkan oleh para Brahmana Paliwal dan telah menjadi tempat para turis menyelidiki paranormal yang memenuhi desa tersebut.

Baca: Ada Kisah Jimat Unik di Balik Kesuksesan Bianca Andreescu Menjuarai US Open 2019

Baca: Nia Daniaty Sudah Bisa Manggung Malam Harinya Usai Kecelakaan di Bojonegoro

3. Nayavutoka - Fiji

Pada Februari 2016, Topan Tropis Winston menghantam Desa Nayatuvuka, Provinsi Ra, Fiji.

Gelombang tersebut menyebabkan banyak rumah hancur dan hilangnya dua nyawa.

Seorang korban bernama Pauliasi Naiova (32) ditemukan di antara puing-puing dan dimakamkan keesokan harinya.

Osea Balesavu yang merawat Pauliasi menceritakan jika beberapa malam setelah pemakaman dia mendegar ajing-anjingnya menggonggong.

Anjing tersebut mengisyaratkan jika terdapat sosok Pauliasi yang sedang berada di dekat kasur tempat biasanya ia tidur.

Seminggu setelah kejadian tersebut, sekelompok pemuda yang tengah berkemah juga mengakui jika dirinya melihat sosok Pauliasi.

Baca: Update Kasus Video Vina Garut: V Tak Bisa Melayat Rayya Sang Mantan Suami yang Meninggal Dunia

Baca: 8 Tempat Wisata di Indonesia Ini Mirip dengan Destinasi di Luar Negeri

4. Prince Albert - South Africa

Desa kecil bernama Prince Albert terletak di Karoo, Afrika Selatan.

Desa ini sudah berdiri sejak tahun 1762.

Menurut warga sekitar, cukup banyak hantu yang tampak ramah sering berkumpul disana.

Desa ini juga menawarkan tur jalan-jalan yang memperkenalkan turis kepada hantu.

Konon hantu yang terkenal di desa ini yaitu seorang pengantun muda ynag kehilangan nyawa pada malam sebeulum hari pernikahannya.

Sosoknya sering menghantui museum setempat dengan penuh semangat meskipun nasibnya ketika hidup sangat tragis.

Di desa ini terkenal dengan beberapa hantu, di antaranya seorang lelaki tua yang menghantui rumah lokal dan melambai para wanita yang lewat.

Baca: Rekomendasi Cuanki Enak di Bandung, Kuliner Sunda yang Wajib Dicoba

Baca: Vicky Prasetyo Bangga Nikah 24 Kali, Jessica Iskandar Nyaris Nyaris Jadi Incaran Mantan Angel Lelga

5. Desa Lawers -Skotlandia

Kini desa ini hanya tinggal reruntuhan dan siap untuk dijual.

Desa itu diduga telah dikutuk oleh Nyonya Lawers.

Cerita ini bermula dari seorang Nyonya yang berprofesi sebagai peramal dari abad ke-17 dilaporkan mengutuk sebatang pohon abu.

Ketika sosok Nyonya Lawers meninggal, ia dimakamkan disekitar pohon tersebut.

Pada 1895, seorang petani bernama John Campbhell menebang pohon tersebut dan beberapa waktu kemudian dirinya meninggal lantaran ditanduk oleh bantengnya sendiri.

Tak hanya itu, tetangganya yang mencoba untuk membantu petani tersebut kemudian menjadi gila dan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Penampakan hantu perempuan tersebut terus berlanjut dan banyak pengunjung yang meyakini, wanita sendiri itulah yang menghantui reruntuhan tersebut.

Simak video lengkapnya

(Tribunnews.com/Anugerah Tesa Aulia)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved