Tampil di Synchronize Fest 2019 Iwan Fals Curhat Soal Masa Remajanya, Hingga Doa untuk Negara

Tampil dengan harmonika dan gitarnya, Iwan Fals mengawali penampilan dengan lagu Belum Ada Judul, serta Di Mata Air Tidak Ada Air Mata.

Tampil di Synchronize Fest 2019 Iwan Fals Curhat Soal Masa Remajanya, Hingga Doa untuk Negara
TRIBUNNEWS/NURUL HANNA
Penampilan Iwan Fals di Synchronize Fest 2019 hari kedua di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Iwan Fals tidak terdaftar dalam rangkaian penampil Synchronize Fest 2019 hari kedua, yang digelar di Gambi Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019) malam.

Namun nyatanya, ia hadir di panggung Dynamic Stage, pada pukul 22.00 WIB dan mendapat sambutan riuh.

Dalam penampilannya malam tadi, Iwan angkat bicara soal banyak hal. Mulai dari curhat soal masa remajanya, hingga berdoa untuk negara.

Tampil dengan harmonika dan gitarnya, Iwan Fals mengawali penampilan dengan lagu Belum Ada Judul, serta Di Mata Air Tidak Ada Air Mata.

”Senang ya banyak musik (di acara ini), setiap bulan begini lah. Musik musik musik musik. Salam dari teman teman di jalanan” katanya menyapa penonton, kemudian menyanyikan Kupaksa Untuk Melangkah.

Baca: Enggan Salami Surya Paloh di Gedung DPR, Mega Makin Akrab dengan SBY di HUT TNI

Dari atas panggung, Iwan mengenang masa-masa dirinya saat duduk di bangku sekolah. Pada 1982 lalu, ia menggarap Jendela Kelas 1. Ternyata lagu tersebut dibuat lantaran saat SMP dahulu, Iwan memantau sang pujaan hati dari jendela kelas. 

Baca: Barbie Kumalasari Ngelantur Terbang ke AS Hanya 8 Jam, Mantan Suami Mengaku Malu. . .

“Jadi inget jaman bahala, masa sekolah masa paling indah,” katanya.

Lagu Buku Ini Aku Pinjam, juga jadi momen nostalgia. Penonton pun ikut sumbang suara. Iwan sempat menyesali, mengapa dari beberapa gelaran Synchronize Fest, ia baru hadir pada tahun ini.

Baca: Jelang Pelantikan Presiden, Ini Gambaran Kabinet Jokowi 2019-2024, Ada yang Terpental dan Bertahan

“Tidak boleh pakai plastik sekali pakai di sini, ini bukan hanya festival, tapi juga gerakan,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved