Dekam di Bui Selama 3 Bulan akibat Ikan Asin, Rey Utami dan Pablo Benua Stres?

Ia ditahan bersama sang suami, Pablo Benua atas kasus ikan asin. Lantas benarkah jika kondisi mereka kini sedang tertekan alias stress?

Dekam di Bui Selama 3 Bulan akibat Ikan Asin, Rey Utami dan Pablo Benua Stres?
Wartakota/Feri Setiawan
Tiga tersangka kasus IKAN ASIN, Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. (Warta Kota/Feri Setiawan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rey Utami ditahan Polda Metro Jaya, sejak 12 Juli 2019 lalu. Ia ditahan bersama sang suami, Pablo Benua atas kasus ikan asin. Lantas benarkah jika kondisi mereka kini sedang tertekan alias stress?

“Oh nggak lah. Kalau sampai itu (stress) nggak,” kata Insank Nasrudin, pengacara Rey Utami dan Pablo Benua ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (14/10/2019).

Namun, kondisi psikis Rey dan Pablo memang melemah lantaran jarang bertemu dengan buah hati mereka. Rey yang mendekam di penjara tak bisa bertemu dengan buah hatinya yang masih berusia satu tahun.

Beberapa kali, keluarga mengajak buah hati Rey dan Pablo saat menjenguk di rutan Polda Metro Jaya.

Harus menyaksikan anak balita mereka masuk menjenguk ke rutan, menjadi pemandangan miris bagi Rey dan Pablo.

“Ketemu sama anaknya justru bukan mereka semangat. Tapi mereka lebih down. Makanya mereka lebih berharap nggak ketemu lagi sama anaknya di dalam rutan. Insya Allah nanti lah mereka bebas ya baru bisa ketemu lagi,” kata Insank.

Baca: Dibui Gara-gara Ikan Asin, Rey Utami Tak Bisa Susui Buah Hati

Pablo Benua, Ray Utami serta Galih Ginanjar dilaporkan mantan istri Galih, Fairuz A Rafiq dilaporkan Fairuz A Rafiq atas dugaan penghinaan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Pablo dan Rey.

Dalam konten video itu Galih yang diwawancara Rey tentang masa lalunya menyinggung mantan istri. Ia menyebut kemaluan mantan istrinya berbau ikan asin.

Polisi menetapkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui ITE. Mereka terancam dijerat Pasal 27 ayat (1) dan (3) UU ITE, juga Pasal 310, 311 KUHP.

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved