Artis Terjerat Narkoba

Kepada Hakim, Jefri Nichol Berharap Rehabilitasi Rawat Jalan

Dalam lanjutan sidang kasus narkoba di PN Jakarta Selatan, Jefri yang sebelumnya ingin membacakan sendiri pledoinya, tiba-tiba diwakilkan pengacara.

Kepada Hakim, Jefri Nichol Berharap Rehabilitasi Rawat Jalan
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Jefri Nichol menangis usai jalani sidang kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam lanjutan sidang kasus narkoba di PN Jakarta Selatan, Jefri yang sebelumnya ingin membacakan sendiri pledoinya, tiba-tiba diwakilkan oleh kedua kuasa hukumnya.

Dalam pledoi, Jefri Nichol mengaku telah bersalah karena telah menggunakan narkoba jenis ganja.

Ia melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a dengan memperhatikan Pasal 127 ayat 2, Pasal 54, Pasal 103, serta ketentuan-ketentuan yang terkandung dalam Surat Edaran Mahkamah Agung no 4 tahun 2010 yang lama pemidanaannya selama enam bulan rehabilitasi rawat jalan.

Untuk itu pihaknya meminta majelis hakim memutuskan rehabilitasi rawat jalan bagi aktor Dear Nathan tersebut.

“Satu, menyatakan terdakwa adalah korban penyalahgunaan narkotika golongan satu yang terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan Pasal 127 ayat 1 huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” kata kuasa hukum Jefri, Aris Marasabessy dalam persidangan.

Baca: Merasa Bersalah kepada Orangtua, Jefri Nichol Menangis di Persidangan

Baca: Hubungannya dengan Ariel Telah Lama Berakhir, Luna Maya Ungkap Kemungkinan CLBK

Baca: Barbie Kumalasari Akui Jalan Bareng Vicky Prasetyo ke Puncak, Apa yang Mereka Lakukan?

“Dua, memerintahkan terdakwa untuk mengikuti program rehabilitasi rawat jalan pada rumah sakit ketergantungan obat jalan Rumah Sakit Fatmawati, Cibubur, Jakarta Timur atau BNN DKI Jakarta selama enam bulan dipotong masa penahanan dan proses rehabilitasi yang selama ini dijalani oleh terdakwa. Atau apabila yang mulia memeriksa perkara atau mengadili perkara berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya,” ujar Aris lagi.

Sebelumnya, Jefri Nichol dituntut sepuluh bulan penjara dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).

Dalam tuntutan dibacakan bagaimana kronologi penangkapan Jefri yang terjadi di kawasan Kemang Timur, Bangka, Jakarta Selatan, pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 23.00.

Selain itu, jaksa juga membacakan bagaimana tim asesmen yang merupakan saksi ahli membenarkan bahwa Jefri terbukti mengonsumsi narkotika jenis ganja, namun tak terindikasi kecanduan.

Hasil itu membuktikan bahwa Jefri bisa direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi rawat jalan. Namun, tuntutan itu akan dikurangi dengan masa tahanan Jefri.

Jaksa juga menuntut agar Jefri Nichol tak perlu menjalani hukuman penjara melainkan menggantinya dengan menjalani rehabilitasi.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Merasa Hanya Korban, Jefri Nichol Ingin Bisa Rehabilitasi Rawat Jalan

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved