Video Atta Halilintar Dilaporkan karena Dinilai Melecehkan Agama, Ini Telaahan Teknis Roy Suryo

Atta Halilintar dilaporkan ke polisi oleh sebuah LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi), Rabu (13/11/2019). Roy Suryo ikut komentar.

Video Atta Halilintar Dilaporkan karena Dinilai Melecehkan Agama, Ini Telaahan Teknis Roy Suryo
Kolase TribunnewsWiki/Tribunnews.com/Bayu Indra Permana/Instagram/lzadtya
Atta Halilintar dilaporkan atas dugaan pencemaran agama 

TRIBUNNEWS.COM - Atta Halilintar dilaporkan ke polisi oleh sebuah LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi), Rabu (13/11/2019).

Atta Halilintar dilaporkan bersama dengan sebuah akun YouTube bernama Gunawan Swallow. Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 13 November 2019.

Ketua LSM KPK Firdaus Oiwobo mengatakan, Atta Halilintar dilaporkan karena diduga telah membuat sebuah konten yang dianggap melecehkan salah satu agama.

Menurut Firdaus, video yang menjadikan praktik ibadah sebagai kontennya itu telah melecehkan.

Kasus Atta Halilintar ini menarik perhatian Pemerhati Multimedia, Roy Suryo.

Baca: Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama, Ini Kata Pihak Atta Halilintar

Baca: Atta Halilintar Geram, Orang Ngaku Namanya Minta Uang Bayar Utang ke Adik Mendiang Julia Perez

Baca: Curhatan Atta Halilintar Setelah Dipolisikan LSM KPK: Saya Tidak Pernah Mengaku Saya Orang Baik

Konten kreator Atta Halilintar ditemui saat menghadiri acara salah satu provider seluler di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Atta Halilintar menjadi salah satu nominator Kreator Konten Digital Terfavorit di Panasonic Gobel Awards 2019 bersaing dengan Baim Wong, Raffi Ahmad, hingga Ria Ricis. Atta Halilintar dan Ria Ricis memang dikenal sebagai raja dan ratu YouTube di Tanah Air, bahkan Asia. Tribunnews/Herudin
Konten kreator Atta Halilintar ditemui saat menghadiri acara salah satu provider seluler di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Atta Halilintar menjadi salah satu nominator Kreator Konten Digital Terfavorit di Panasonic Gobel Awards 2019 bersaing dengan Baim Wong, Raffi Ahmad, hingga Ria Ricis. Atta Halilintar dan Ria Ricis memang dikenal sebagai raja dan ratu YouTube di Tanah Air, bahkan Asia. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

"Saya tergerak untuk ikut berkomentar terhadap kasus ini agar persoalannya segera clear dan tidak melebar kemana-mana karena memang berpotensi rawan akibat menyangkut hal yg cukup krusial (baca: Agama)," jelas Roy Surya dalam keterangan resminya yang diterima Tribunnews.com Jumat (15/11/2019).

Roy mengatakan komentarnya atas dasar pandangan Pengamat Multimedia tanpa pandangan politis.

Roy Suryo mengungkapkan fakta jika sebenarnya video yg dipermasalahkan tersebut memang sempat diunggah di Channel YouTube Atta Halilintar sekitar setahun lalu dan sudah dihapus, namun belakangan diupload lagi di Channel YouTube atasnama Ridwan Swallow.

  1. Baca: Cara Aaliyah Hadapi Hinaan Warganet, Membalasnya dengan Karya dan Prestasi

  2. Baca: Atta Halilintar Diduga Lakukan Penistaan Agama Hingga Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Nah, video teranyar ini mengalami proses editing (pemotongan) pada beberapa caption dan bagian-bagian dalam video tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2018 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2017). Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato, yakni pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 RI. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2018 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2017). Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato, yakni pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 RI. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI (Kompas.com/Andreas Lukas Altobeli)

Aslinya berdurasi 5 menit 55 detik menjadi hanya sekitar 55 detik saja alias 1/5 aslinya dengan diberi judul baru "Pelecehan Penistaan Agama Atta Halilintar".

Halaman
123
Penulis: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved