Jumat, 17 April 2026

Ahok Baru Diusulkan Jadi Pimpinan BUMN Sudah Bikin Geger, Iwan Fals Penasaran

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kabrnya bakal menempati posisi petinggi di salah satu BUMN.

Editor: Willem Jonata
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Musisi Iwan Fals 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kabrnya bakal menempati posisi petinggi di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak lama kabar itu mengemuka langsung menjadi pro dan kontra.

Penyanyi senior Iwan Fals pun turut berkomentar. Pelantun "Bongkar" itu menilai sosok Ahok luar biasa karena mampu menimbulkan riak pendapat di masyarakat.

Baca: Ahok Masuk BUMN, Fraksi PDIP Tegaskan BTP Tidak Berambisi Jadi Petinggi BUMN

Baca: Ditanya Soal Posisi yang Cocok untuk Ahok di BUMN, Djarot Saiful Hidayat Terkekeh: Direksi

Baca: Sebut BUMN Mebutuhkan Ahok, Fahri Hamzah: Saya Akan Bela !

"...luar biasa Ahok ini baru diusulin aja udah geger lagi, ada apa ya...," tulis Iwan di akun Instagram-nya, @iwanfals, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Meski belum ada kepastian di BUMN mana Ahok akan ditempatkan dan posisinya, Iwan Fals berharap mantan bupati Belitung Timur itu nantinya bisa bekerja dengan baik.

"Yah kita doakan saja beres kerjanya, merah putih jadi tambah berkibar," tulis pria kelahiran 3 September 1961 itu.

Pada twitnya yang lain, Iwan pernah mengomentari sebuah artikel tentang Ahok bakal memimpin salah satu BUMN pada awal Desember 2019.

"Wah seru nih...," tulis Iwan sambil memajang foto judul artikel tersebut.

Ia juga mengunggah gambar ilustrasi Ahok yang tengah memegang alat bersih-bersih dengan judul "Sang Pendobrak! Sikat Bersih".

Baca: Tanggapi Ahok Akan Jadi Bos BUMN, Politisi PKS: Jokowi dan Erick Thohir Kurang Bisa Jaga Etika

Sebelumnya, dukungan mengalir dari berbagai pihak untuk Ahok.

Salah satunya dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menganggap jejak kinerja Ahok yang cukup baik untuk dipertimbangan menjadi petinggi BUMN.

"Artinya kalau memang dia mampu sebagai komisaris utama di presiden dia proper juga. Kinerja selama lima tahun pimpin Jakarta keliatannya baik bangunan di mana-mana," kata Prasetio, seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Sementara soal masa lalu Ahok sebagai mantan narapidana kasus penistaan agama, menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa BUMN itu bukan badan hukum publik, melainkan badan hukum perdata.

"Badan hukum perdata itu tunduk pada undang-undang PT (Perseroan Terbatas), tunduk ke situ. bukan undang-undang ASN," kata Mahfud, dikutip dari Kompas TV, Sabtu (16/11/2019).

Komentar berbeda diungkapkan oleh Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli yang menilai bahwa penunjukan Ahok sebagai pejabat perusahaan BUMN hanya akan menambah masalah baru.

"Masalah Indonesia ini sudah banyak. Ini (Ahok) orang bermasalah yang hanya akan menimbulkan kontroversi yang enggak perlu," kata Rizal, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Sabtu (16/11/2019).

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Iwan Fals: Luar Biasa Ahok Ini, Baru Diusulin Aja Udah Geger Lagi...

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved