Berkas P21 dan Hendak Dilimpahkan ke Kejari, Nikita Mirzani Minta Dispensasi dengan Alasan Umrah

Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT, oleh Polres Metro Jakarta Selatan, berkat laporan Dipo Latief, mantan suaminya.

Berkas P21 dan Hendak Dilimpahkan ke Kejari, Nikita Mirzani Minta Dispensasi dengan Alasan Umrah
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Nikita Mirzani ditemani tim kuasa hukumnya saat tiba di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Feryanto Hadi

TRIBUNNEWS.COM - Polres Metro Jakarta Selatan sudah dua kali melayangkan surat pemanggilan terhadap tersangka dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yakni Nikita Mirzani.

Namun Nikita Mirzani tidak hadir dalam dua kali pemanggilan itu.

Pemanggilan Niki, sapaan akrabnya, terkait berkas kasusnya atas laporan mantan suaminya, Dipo Latief, sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan atau P21.

"Sedianya akan kami serahkan ke kejaksaan karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap. Tapi dua kali panggilan, yang bersangkutan tidak hadir," ujar AKBP Andi Sinjaya di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

AKBP Andi Sinjaya mengungkapkan, Nikita telah mengutus kuasa hukumnya untuk menyampaikan permintaan penundaan penyerahan dirinya sebagai tersangka.

Baca: Nikita Mirzani Marah-marah Dituding Contek Konsep YouTube Andhika Pratama

Nikita beralasan, dia akan menjalani umrah terlebih dahulu karena sudah direncanakan jauh-jauh hari.

"Yang bersangkutan melalui lawyernya menyampaikan akan berangkat umrah. Dia tunjukkan ada bukti tiket dan visa," ungkap AKBP Andi Sinjaya.

Baca: Ada Lebam di Leher dan Tubuh Lina, Itu yang Bikin Rizky Febian Lapor ke Polisi untuk Ditindaklanjuti

Baca: Merasa Ada yang Janggal dengan Kematian Ibunya, Rizky Febian Lapor ke Polrestabes Bandung

Baca: Cara Sule Mengenang Lina Zubaedah Saat Masih sebagai Istrinya

Baca: Mantan Istri Sule Meninggal, Punya Riwayat Sakit Lambung Hingga Duka yang Ditanggung Rizky Febian

Pihak kepolisian akhirnya memberikan toleransi bagi Nikita untuk lebih dulu menjalankan ibadah umrah.

"Dia kan ibadah. Sepanjang itu benar untuk ibadah maka kita berikan toleransi. Tapi sepulangnya dari umrah kuasa hukumnya memastikan dia akan hadir dan akan kami serahkan ke kejaksaan," ungkapnya.

Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penganiayaan atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mantan suaminya, Dipo Latief. Kasus itu terjadi saat mereka masih berstatus pasangan suami-istri.

Nikita dijerat Pasal 44 ayat 1 UU no. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pasal KDRT tersebut menjelaskan bahwa jika seseorang terbukti bersalah, maka hukuman maksimal yang dikenakan adalah lima tahun penjara

Editor: Willem Jonata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved