Minggu, 31 Mei 2026

Rhoma Irama Bernyanyi saat Pandemi

Pengundang Rhoma Irama di Pamijahan Bogor Ikut Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif

Pemilik hajat khitanan yang heboh setelah undang Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor turut jadi peserta rapid test massaL. Ini hasilnya.

Tayang:
Dok Istimewa dan Instagram Rhoma Irama
Penyelenggara panggung Rhoma Irama, Surya Atmaja saat menjalani pemeriksaan secara tertutup dihadiri Gugus Tugas terdiri dari TNI/Polri sampai Ketua Gugus Tugas Bupati Bogor Ade Yasin, di kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pemilik hajat khitanan yang heboh setelah undang Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor turut jadi peserta rapid test massal yang digelar di Desa Cibunian, Pamijahan, Selasa (7/7/2020).

Mereka adalah Abah Surya Atmaja beserta istri yang merupakan tokoh sekaligus sahabat dekat Rhoma Irama.

"Tadi Abah Surya Atmaja sudah melakukan rapid beserta ibu (istri Abah Surya)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina di lokasi.

Didampingi keluarga Abah Surya, Mike mengumumkan bahwa berdasarkan hasil rapid test massal yang mereka ikuti, keduanya dinyatakan negatif atau non reaktif Covid-19.

"Hasilnya non reaktif," kata Mike Kaltarina.

Sementara ini sampai pukul 11.20 WIB, rapid test massal terhadap warga sekitar lokasi hajatan masih berlangsung.

"Ini proses (rapid test massal) masih belum selesai, tim kesehatan masih melakukan tugasnya," kata Mike.

Pemilik Hajat yang Undang Rhoma Irama di Pamijahan Bogor Dinyatakan Non Reaktif, Selasa (7/7/2020).
Pemilik Hajat yang Undang Rhoma Irama di Pamijahan Bogor Dinyatakan Non Reaktif, Selasa (7/7/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga di sekitar lokasi hajatan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, jalani tes rapid massal, Selasa (7/7/2020).

Pantauan TribunnewsBogor.com, pihak panitia Gugus Tugas menyiapkan sedikitnya 20 meja loket dalam tes covid massal ini.

Masing-masing loket diisi oleh dua orang petugas yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) mulai fari ujung kepala hingga ujung kaki.

Masing-masing loket pun terpantau diberi pembatas menggunakan plastik.

Terpantau, antrean warga terjadi di pintu pendaftaran dan pemeriksaan protokol kesehatan.

Namun, peserta yang datang diatur sedemikian rupa agar tidak menumpuk oleh para aparat gabungan.

Sampai pukul 10.30 WIB, tes rapid massal ini baru diikuti sekitar 227 peserta rapid.

Ratusan warga di sekitar lokasi hajatan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, jalani tes rapid massal, Selasa (7/7/2020).
Ratusan warga di sekitar lokasi hajatan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, jalani tes rapid massal, Selasa (7/7/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Janji Bantu
Surya Atmaja, pemilik hajat syukuran khitanan di Pamijahan Bogor yang heboh atas kehadiran Rhoma Irama tawarkan bantuan untuk pelaksanaan rapid test massal Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa dia sangat bersyukur jika pihak penyelenggara hajatan tersebut berniat membantu.

Namun, kata dia, pelaksanaan rapid tes massal ini terkendala terbatasnya alat rapid tes.

"Ya syukur-syukur kalau siap membantu. Tapi kita harus tahu alatnya dari mana, kan gak bisa sembarangan," kata Ade Yasin saat ditemui TribunnewsBogor.com, di Pendopo Bupati, Cibinong, Jumat (3/7/2020).

Ade juga mengaku alat rapid tes ini bagi Pemerintah Kabupaten Bogor juga termasuk cukup sulit didapat.

Bahkan untuk ketersediaan alat rapid tes massal di lokasi hajatan yang sempat heboh karena manggungnya raja dangdut ini, kata Ade, pihaknya harus mengambil sebagian stok-stok alat rapid test di beberapa rumah sakit di Kabupaten Bogor.

Ditambah pula kendala terbatasnya jumlah tenaga kesehatan yang melakukan tes Covid massal yang kini sedang gencar dilakukan di berbagai tempat lainnya di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

"Membantunya dari mana, alatnya dari mana, kan ini gak mudah, kita aja pemerintah kesulitan, tenaga kita terbatas. Sekarang coba saja koordinasi," kata Ade Yasin.

Diberitakan sebelumnya, anak tertua pemilik hajat Abah Surya Atmaja, Hadi Pranoto mengaku bahwa pihaknya siap melaksanakan tes Covid-19 massal yang direncanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.

"Belum menyampaikan resmi kepada keluarga untuk tes covid atau warga yang ikut acara itu. Kami akan tunggu, karena itu keberkahan bagi kami masyarakat pegunungan mendapat perhatian dari Gugus Tugas untuk menberikan sentuhan kesehatan dan jaminan terkait Covid-19," kata Hadi Pranoto.

Hadi juga mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu anggaran jika Gugus Tugas memiliki keterbatasan anggaran terkait pelaksanaan tes Covid-19 ini.

"Biaya kalau dari Gugus Tugas dan Pemkab tidak bisa mengcover, kami akan siap membantu untuk mencukupinya," kata Hadi Pranoto.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ikut Rapid Test, Pemilik Hajat yang Undang Rhoma Irama di Pamijahan Bogor Dinyatakan Non Reaktif, .
Penulis: Naufal Fauzy

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved