Breaking News:

Roro Fitria Ceritakan Kesedihan dan Kerinduan ke Mendiang Ibunya Lewat Lagu

Setelah keluar dari penjara atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika, model dan pemain film Roro Fitria (30) tengah mempersiapkan lagu.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah keluar dari penjara atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika, model dan pemain film Roro Fitria (30) tengah mempersiapkan sebuah karya lagu.

Roro Fitria sebentar lagi akan merilis single terbarunya bertajuk 'Rindu Ibu', dengan nuansa musik pop yang berbeda dari sebelumnya.

"Alhamdulillah saya baru selesai menyelesaikan recording single terbaru 'Rindu Ibu'. Nah sebentar lagi persiapan syuting video clip nya," kata Roro Fitrian kepada Warta Kota, ketika ditemui kawasan Radio Dalem, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2020).

Roro menegaskan kalau lagu 'Rindu Ibu' adalah cerita nyata dari pengalaman hidup Roro semasa hidupnya, yang sudah ditinggalkan oleh ibundanya sendiri, Raden Retno Winingsih yang meninggal di akhir tabum 2018.

"Jadi lagu Rindu Ibu true story nyai, menceritakan kesedihan dan kerinduan nyai luar biasa kepada sosok ibu," ucapnya.

Dalam lagu 'Rindu Ibu', wanita kelahiran Yogyakarta, 29 Deaember 1989 itu bekerjasama dengan Tama Wijaya sebagai pencipta lagunya.

Baca: Dituduh Bangkrut karena Kasus Narkoba, Roro Fitria Tak Mau Terpancing Emosi

Baca: Dua Mobil Mewahnya Tak Terurus, Keluar Penjara Roro Fitria Bayar Rp 240 Juta untuk Reparasi

Setelah mendekam didalam penjara hampir dua tahun, model sekaligus pemain film Roro Fitria (30) membawa mobil mewahnya ke bengkel untuk reparasi.
Setelah mendekam didalam penjara hampir dua tahun, model sekaligus pemain film Roro Fitria (30) membawa mobil mewahnya ke bengkel untuk reparasi. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Bersama Tama Wijaya, wanita bernama lengkap Raden Roro Fitria Nur Utami itu ingin membagikan kesedihan dan kerinduannya kepada khalayak.

"Aku mengutarakan kehilangan sosok beliau, merindukan kasih sayang, pelukan, dan segaala macam karena sangat menyentuh," ungkapnya.

Lebih lanjut, Roro Fitria mengakui kalau dirinya sangat dekat dengan sang ibunda. Terlebih, ketika ibundanya meninggal ia berada didalam penjara dan tak bisa menemani di detik-detik meninggalnya.

"Lewat lagu ini Nyai menumpahkan kesedihan dan kerinduan nyai. Ya semoga lagu ini bisa diapresiasi dengan baik di industri musik Indonesia," ujar Roro Fitria

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved