Breaking News:

Kasus Penjualan Bayi, Ade Fitrie Kirana Sebut Masih Minim Sosialisasi Terkait Adopsi Anak

Ade Fitrie menilai penjualan bayi di Pontianak terjadi karena ketidaktahuan si ibu mengenai prosedur adopsi anak yang legal berdasarkan undang-undang.

Editor: Willem Jonata
dok pribadi
Selebritas Ade Fitrie Kirana yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak. 

TRIBUNNEWS.COM - Selebritas Ade Fitrie Kirana prihatin mendengar kasus penjualan bayi di Pontianak, beberapa waktu silam.

Apalagi setelah mengetahui motif di balik kasus penjualan bayi tersebut adalah ekonomi.

Disebutkan dalam pemberitaan, saat usia kandungan 7 bulan, si ibu mencari orang untuk membeli bayinya dan disepakati harga Rp 30 juta.

Sebagai Ketua Umum Perlindungan Perempuan dan Anak, Ade Fitrie Kirana angkat bicara.

Baca: Penjualan Bayi di Klinik Bersalin Diungkap Polda Kalbar, Ibunya Masih Terbaring Pascamelahirkan

Ia menilai hal itu terjadi karena ketidaktahuan si ibu mengenai prosedur adopsi anak berdasarkan undang-undang.

“Saya yakin kasus ini tidak akan terjadi ketika Ibu ataupun masyarakat mengetahui prosedur adopsi anak seperti yang diatur Undang-undang ataupun Peraturan tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak.” ucap Ade Fitrie Kirana.

Baca: Tips Perawatan Kulit Wajah ala Ade Fitrie Kirana Selama Pandemi

Menurut dia, ada tahapan-tahapan yang perlu di tempuh dalam adopsi yang legal. Namun, ia menyayangkan informasi soal itu masih sangat minim.

“Untuk itu kami Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak membuka konsultasi hukum bagi masyarakat terutama bagi kaum perempuan yang bisa diakses di website kami” tegas pemain sinetron yang kini juga sedang merambah bisnis kuliner.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved