Vidi Aldiano Tak Punya Mimpi Jadi Penyanyi, Ini Kisahnya Ditolak 6 Produser
Vidi Aldiano (30) sudah 11 tahun terjun ke industri musik Indonesia dengan segudang karya-karyanya. Tak disangka, ia tak pernah mimpi jadi penyanyi.
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo
TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Vidi Aldiano (30) sudah 11 tahun terjun ke industri musik Indonesia dengan segudang karya-karyanya.
Vidi Aldiano menjadi penyanyi profesional di tahun 2009 dengan dua single debutnya bertajuk 'Nuansa Bening' dan 'Status Palsu', yang tertuang dalam album 'Pelangi di Malam Hari'
Sudah 11 tahun berkarier Vidi Aldiano dianggap sukses di dunia musik, terlebih pada karya lagu duet terakhirnya 'Tak Bisa Bersama', yang berkolaborasi dengan Prilly Latuconsina.
Video musik Vidi yang diunggah ke channel youtube berhasil meraih trending ke-6 karena publik menganggap laguya sama dengan banyak kehidupan masyarakat.
Baca: Ulang Tahun yang ke-43, Najwa Shihab Dapat Kado Spesial dari Netizen hingga Pesan Vidi Aldiano
Baca: Telak Kalahkan Raffi Ahmad, Vidi Aldiano Ternyata Anak Sultan Beneran, Punya Kastil Mewah di Jerman!

Namun siapa sangka, dibalik kesuksesan Vidi, ia pernah ditolak enam produser label rekaman disaat memulai kariernya di dunia musik.
"Iya benar pernah ditolak sama enam produser label rekaman," kata Vidi Aldiano dalam siaran langsung instagram bersama Rossa dan Prilly Latuconsina dalam program 'Bisik', Senin (21/9/2020) malam.
Vidi mengaku bahwa dirinya bisa sukses sampai detik ini dikarenakan rasa syukurnya yang besar akan pengalaman berharga, ketika ia memulai debutnya.
Meski sudah sukses, pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 tersebut mengaku kalau dirinya tidak pernah punya cita-cita menjadi penyanyi terkenal.
"Awalnya gua mau jadi penyanyi cuma bikin album untuk ganti lagu di kantin sekolah gua, mimpinya segede itu doang. Tapi, album itu selesai dibuat setelah lulus SMA. jadi gua ngerasa udah telat mimpi itu," ucapnya.
Karena keinginannya tak terwujud, pria bernama asli Oxavia Aldiano itu mengirimkan album tersebut ke produser-produser musik namun ditolak.
"Tapi dari penolakan itu timbul amarah akhirnya gua bikin label sendiri. akhirnya jalan dipermudah sama Tuhan," ungkapnya.
Vidi mengaku 11 tahun berkarier di musik diberikan kelancaran oleh Tuhan. Bahkan, ia mengakui musik atau menyanyi adalah passion yang meniadi sebuah profesi yang tidak pernah dimimpikan sebelumnya.
"Jadi setiap hari gua bersykur dan mimpi gua di awal ingin karya gua didengar banyak orang dipegang terus terusan. Jadi mau gua dalam kondisi apapun, sampai pandemi seperti sekarang tetap ingin berkarya dan didengar banyak orang," jelasnya.
Lebih lanjut, Vidi Aldiano mengakui ketika albumnya ditolak produser, ia sangat sedih dan menganggap kehidupannya tidak dibantu oleh Tuhan.
"Tapi ternyata, padahal sudah dipersiapkan jalan sama tuhan. Karena yang saat itu terlihat indah, ternyata belum tentu indah untuk masa depannya. Jadi gua sangat bersyukur," ujar Vidi Aldiano.