Barry Prima Bintangi Sinetron 'Sultan Aji', Bakal Tayang di Layar Kaca, Ini Sinopsisnya

Sinetron tersebut berkisah tentang kehidupan Sultan sebagai anak pesantren yang memiliki kekuatan dahsyat untuk menghadapi musuh.

Editor: Willem Jonata
Istimewa
Cuplikan sinetron Sultan Aji yang sudag tayang di MNCTV setiap hari pukul 19.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sinetron Sultan Aji yang bakal tayang di MNCTV dibintangi aktor kawakan.

Mereka di antaranya Barry Prima (Kyai Yusuf), Bang Tigor (Gurowo), Ananda George (Sultan Haji), dan masih banyak lagi.

Adapun Kevin Bzezovski Taroreh sebagai bintang utama. Ia memerankan karakter Sultan.

Sinetron tersebut berkisah tentang kehidupan Sultan sebagai anak pesantren yang memiliki kekuatan dahsyat untuk menghadapi musuh-musuh di masa lalunya yang menaruh dendam.

Nini Towok menyerang dan menjatuhkan hujan batu api pada lingkungan pesantren karena marah pada Sultan Aji karena Hasan Ali yang dulu dia suka menitis ke Zaki yang merupakan turunan Sultan Aji.

Hujan batu panas menimpa warga. Kepanikan pun melanda. Sultan yang berusaha menolong mengeluarkan tongkat Manggala dan menahan hujan batu tersebut.

Baca juga: Sinopsis Episode Lanjutan Sinetron Kolosal Kembalinya Raden Kian Santang

Pada akhirnya hujan batu berhasil ditahan Sultan, Namun korban tetap berjatuhan akibat ulah Nini Towok. Sultan dan Zaki sampai turun tangan mengatasi masalah yang di buat oleh Ninik Towok.

Raden Mahesa memanfaatkan kegaduhan lingkungan untuk mencari mangsa agar bisa diambil darahnya. Mahesa terus meneror desa kawasan pesantren. Sultan Aji pun menghadapi masalah besar setelah serengkaian hujan batu api dari Nini Towok.

Sinetron kolosal tersebut sudah mulai tayang setiap hari pukul 19.00 WIB di MNCTV. Pemirsa pecinta film kolosal bisa menikmati aksi-aksi para bintang sinetron sekaligus mendapat pesan moral dalam sinetron "Sultan Aji".

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved