Breaking News:

Pelaku Pemukulan Isa Zega, Mantan Manajer Lucinta Luna Tertangkap, Mengaku Suruhan Nikita Mirzani

Mantan Manajer Lucinta Luna Isa Zega menggelar jumpa pers terkait kasus pemukulan yang ia alami di Kalibata City beberapa waktu lalu.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Adrena Isa Zega dalam jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Manajer Lucinta Luna Isa Zega menggelar jumpa pers terkait kasus pemukulan yang ia alami di Kalibata City beberapa waktu lalu.

Ia membawa rekan-rekannya sekaligus dua orang pria yang mengaku sebagai teman dari pelaku tindak pemukulan.

Pria tersebut bernama Devi dan Barney, keduanya secara blak-blakan mengaku bahwa tindakan pemukulan yang dilakukan temannya itu atas permintaan dari Nikita Mirzani.

"Saya Devi, saya dapat telepon dari teman saya untuk dapat orderan pemukulan," kata Devi, di kantor Elza Syarief, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

"Sudah ketemu (teman) saya tanya orderannya seperti apa. Teman saya bilang 'pukul orang', dia bilang mami zega (target), orderannya katanya dari Nikita Mirzani," terangnya.

Baca juga: Mantan Manajer Lucinta Luna Alami Kekerasan Dari Orang Tak Dikenal, Pelaku Lebih Dari Satu

Baca juga: Tak Terima Nama Anak Diubah, Nikita Mirzani Laporkan Sajad Ukra atas Tuduhan Pemalsuan Surat

Adrena Isa Zega, eks manajer Lucinta Luna, gelar jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020).
Adrena Isa Zega, eks manajer Lucinta Luna, gelar jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Devi menjelaskan kronologi dirinya mendapat pesanan untuk melakukan pemukulan di kawasan Kalibata City.

Kemudian, mereka mencari target di sekitar kawasan Kalibata City, tempat target yakni Isa Zega biasa nongkrong.

"Dua hari kemudian kita cari mami Zega itu di Kalibata City itu belum ketemu, empat hari lah kita cari, pas ketemu mami Zega itu hari keempat," beber Devi.

"Katanya nongkrong di tempat nongkrong biasa, aku kirim foto ke teman dia bilang itu orangnya udah tepat. Udah langsung kita pukulin, itu kita dikejar security lari," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: bayu indra permana
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved