Breaking News:

Kasus Jerinx SID

Sepekan Usai Jerinx Divonis Hakim, Nora Alexandra Unggah Foto Tangan Diinfus, Apa yang Terjadi?

Nora Alexandra, model yang juga istri dari Jerinx beberapa jam lalu mengunggah foto tangannya sedang diinfus.

kolase/dok Tribunnews.com/instagram
Nora Alexandra memajang foto tangan diinfus jelang sepekan usai putusan Jerinx SID. 

Sejak Jerinx mendekam di tahan kondisi Nora Alexandra kerap jadi sorotan, mulai dari fisiknya hingga keamanannya.

Jerinx sempat bercerita di hadapan majelis hakim bahwa istrinya itu kerap mendapa ancaman di rumah.

Oleh karena itu drummer band Superman Is Dead itu meminta agar dirinya menjadi tahanan rumah.

Jerinx divonis 14 bulan penjara dikurangi masa tahanan dan denda Rp 10 juta, vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni tiga tahun penjara.

Usai pembacaan vonis keluarga Jerinx termasuk Nora tak kuasa menahan tangisnya. Putusan hakim itu dinilai sangat memberatkan keluarga Jerinx.

Drummer band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx SID menjalani sidang tuntutan kasus dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Denpasar, Kota Denpasar, Bali, Selasa (3/11/2020). Jerinx SID dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 10 juta.
Drummer band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx SID menjalani sidang tuntutan kasus dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Denpasar, Kota Denpasar, Bali, Selasa (3/11/2020). Jerinx SID dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 10 juta. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Jerinx Banding atau Tidak?

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar telah menjatuhkan putusan pidana selama satu tahun dan dua bulan (14 bulan) penjara terhadap I Gede Ary Astina alias Jerinx (JRX).

Penggebuk drum Superman Is Dead ini dinyatakan bersalah terkait tindak pidana ujaran kebencian yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bali.

Terkait putusan itu, dikutip dari artikel Tribun Bali berjudul Apa Langkah Jerinx Setelah Divonis 1 Tahun 2 Bulan? Begini Kata Gendo Penasihat Hukumnya, 

Ditemui usai sidang, I Wayan "Gendo" Suardana menyatakan, majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi dalam putusannya tidak banyak mengambil keterangan ahli bahasa yang dihadirkan pihaknya.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved