Breaking News:

Sedang Bekerja, Denny Cagur Tak Menyaksikan Detik-detik Sang Ibundanya Meninggal Dunia

Pelawak dan presenter Denny Cagur menceritakan tentang detik-detik saat meninggalnya sang ibunda, Eny Sumatni.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Denny Cagur memakamkan ibundanya di TPU Tipar, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). Denny Cagur terlihat tegar selama prosesi pemakan ibunya. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelawak dan presenter Denny Cagur menceritakan tentang detik-detik saat meninggalnya sang ibunda, Eny Sumatni.

Denny mengatakan bahwa Eny Sumatni, ibundanya meninggal dunia ketika mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, Senin (18/1/2021) pukul 20.45 WIB.

Ketika Eny menghembuskan nafas terakhir, Denny mengaku tidak disisi sang ibunda karena sedang bekerja mengisi program OVJ yang tayang secara live.

Baca juga: Denny Cagur Terlihat Tegar Selama Pemakaman Ibundanya

Baca juga: Ibunda Denny Cagur Meninggal Dunia karena Sakit, Raffi Ahmad hingga Wendi Cagur Ikut Berduka

"Lagi live dikabarin mama meninggal. Makanya sempat nyelesain segmen dulu, abis itu ijin buat ke rumah sakit jemput jenazah ke rumah," kata Denny Cagur usai pemakaman ibundanya di TPU Tipar, Mekarsari Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021).

Denny mengaku dua hari sebelum ibundanya meninggal dunia, ia selalu menemani Eny di rumah sakit sekaligus memberikannya semangat.

Suasana di rumah duka ibunda Denny Cagur jenazah Eny Sumatni. Jenazah disemayamkan di kediamannya di kawasan Radar Auri, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Suasana di rumah duka ibunda Denny Cagur jenazah Eny Sumatni. Jenazah disemayamkan di kediamannya di kawasan Radar Auri, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Biasanya saya pulang kerja ya saya ke rumah sakit dua hari ini. Sampai jam 1 malam saya baru pulang," ucapnya.

Pria berusia 43 tahun tersebut mengakui bahwa ibundanya mengidap diabet dan gagal ginjal, yang sudah mendapatkan rawat jalan selama tiga bulan ini.

"Awalnya sudah diabetes. Karena sudah bertahun tahun, sampai akhirnya mengganggu kondisi ginjalnya. Karena kondisi ginjalnya tidak sempurna, akhirnya selama tiga bulan ini mama menjalani cuci darah," jelasnya.

Denny Cagur mengatakan kalau ibundanya seminggu dua kali melakukan cuci darah ke rumah sakit dan kondisinya sempat sehat.

"Sempat balik ke rumah, tapi dibawa lagi ke rumah sakit, dirawat lagi dan kemarin sore kondisinya turun dan meninggal dunia," ujar Denny Cagur.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved