Breaking News:

Kabar Artis

Dianggap Tak Mendidik, Program Nih Kita Kepo Kena Teguran KPI, Nikita Mirzani: Apa Kabar Sinetron?

KPI memberikan teguran terhadap program Nih Kita Kepo di Trans TV. Menanggapi hal tersebut, presenter Nikita Mirzani memberikan tanggapannya.

Kolase Tribunnews
KPI memberikan teguran terhadap program Nih Kita Kepo di Trans TV. Menanggapi hal tersebut, presenter Nikita Mirzani memberikan tanggapannya. 

Hal terakhir yang disorot KPI mengenai adegan menghambur-hamburkan uang dolar ke lantai.

Terdapat pula adegan seorang wanita yang menjadikan beberapa tas koleksinya sebagai bantal untuk tidur dan uang dolar yang dihambur-hamburkan ke lantai.

"Terdapat pula adegan seorang wanita yang menjadikan beberapa tas koleksinya sebagai bantal untuk tidur dan uang dolar yang dihambur-hamburkan ke lantai," tutup akun KPI.

Dilansir dari kpi.go.id, Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, menyatakan tayangan seperti ini sama sekali tidak memberikan pembelajaran yang baik dan bermanfaat terlebih bagi anak dan remaja

“Di mana sisi positifnya dari tayangan tersebut. Jika gambaran ini dapat memotivasi mestinya dari bagaimana kesuksesan tersebut diperoleh."

"Bukan cara melebih-lebihkan memamerkannya atau dengan menyebarkan uang-uang tersebut,” katanya kepada kpi.go.id.

Mulyo melanjutkan, Tim Analis KPI Pusat menemukan beberapa pernyataan yang dianggap kurang sensitif terhadap masyarakat kelas bawah.

Baca juga: Kulitnya Terbakar Usai Naik Moge dan Jetski, Nikita Mirzani Lakukan Perawatan Ini Agar Mulus Lagi

Di antaranya pernyataan, “..gimana yaa aku tuh bangun pagi suka stres kadang pusing, karena lihat handphone duit masuk ngga abis-abis, pengennya dibelanjain terus..”,

“..sekarang gue mau beli mobil lagi nih gabut..” dan “..tuh bebs yaa kalau orang kaya tu yaa ah mau beli berapa pun mah terserah aja yang penting kenikmatan..”.

“Dalam muatan tersebut, penjelasan latar belakang profesi sebagai sumber penghasilan hanya disampaikan secara singkat dan sekilas sehingga terkaburkan oleh pernyataan serta sikap keangkuhan."

"Dalam kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat pandemi, rasanya tayangan ini tidak memiliki empati."

"Di luar situasi pandemi pun, hal seperti itu bukan menumbuhkan watak dan perilaku yang baik.” tutup Mulyo.

(Tribunnews.com/ Dipta)

Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved