Breaking News:

Ketahui Pemicu Keinginan Bunuh Diri

Depresi yang berat, lama-kelamaan membuat orang menjadi tidak dapat berpikir jernih, sehingga memunculkan pikiran bunuh diri.

Serambinews.com
Ilustrasi Pria Depresi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semua orang tentu punya masalah. Ada yang bisa diselesaikan secara mandiri, tapi ada juga yang membutuhkan bantuan orang lain.

Terkadang masalah yang tidak selesai dapat membuahkan perasaan stres

Stres kerap dianggap sepele dan dibiarkan menumpuk. Padahal jika dibiarkan terus menumpuk, stress akan berkembang menjadi depresi

Depresi yang berat, lama-kelamaan membuat orang menjadi tidak dapat berpikir jernih, sehingga memunculkan pikiran untuk menghabisi nyawa sendiri atau bunuh diri

Pada dasarnya, stres merupakan sesuatu yang lumrah.

Baca juga: 5 Faktor Penyebab Masalah Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Seorang Psikolog RSPI Sulianti Saroso Barita Ulina Sianturi, P.Si. mengatakan stres merupakan reaksi alami saat tubuh mendapatkan sinyal suatu ancaman dari lingkungan. 

Barita memberikan satu contoh sederhana. Misalnya saat anak sekolah yang mengalami stres saat akan menghadapi ujian akhir sekolah.

Atau, ketika seorang pekerja mendapatkan teguran dari atasan perihal pekerjaan yang dianggap kurang baik.

Rasa stres dapat menimbulkan reaksi baik itu fisik mau pun psikis. Secara fisik bisa dilihat saat tubuh berkeringat cukup banyak. Lalu jantung berdebar kemudian diikuti rasa sakit kepala.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved