Breaking News:

Bayu Skak Masukan Seni Komedi Ludruk di Film Lara Ati, Mengajak Kartolo dan Eko Londo Akting

Sentuhan seni komedi ludruk terasa di dalam film Lara Ati. garapan Bayu Eko Moekito atau Bayu Skak.

TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Aktor sekaligus YouTuber, Bayu Skak menghadiri jumpa pers film Yowis Ben di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018). Dalam film tersebut, ia berperan sebagai pemain bass dalam grup musik bernama Yowis Ben. TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sentuhan seni komedi ludruk terasa di dalam film Lara Ati. garapan Bayu Eko Moekito atau Bayu Skak.

Film yang segera melakukan proses syuting pada 15 Maret mendatang akan mengambil tempat di Kota Surabaya.

Bayu Skak sebagai sutradara akan memasukkan komedi ludruk yang berasal dari Jawa Timur ini. Menurut Bayu hal itu harus dilakukan selain bergenre komedi, ia juga harus melestarikan seni ludruk ke generasi-generasi muda.

Baca juga: Ingin Ulang Sukses Film Yowis Ben, Bayu Skak Akan Sajikan Bahasa Jawa yang Luas di Lara Ati

Baca juga: Bayu Skak Minta Milenial Tak Berpikir Aneh-aneh Soal Vaksin Covid-19: Kalian Enggak akan Jadi Titan

“Jadi aku selalu menampilkan ludruk di setiap karya-karya aku karena ludruk sendiri itu ciri khas Jawa Timur, seni ludruk sendiri itu sekarang kalau kita bisa lihat pemain semakin tua, dan jarang ada regenerasi ke anak-anak muda,” kata Bayu dalam preskon secara daring, Jumat (5/3/2021).

Tim film Lara Ati, jumpa pers melalui daring, Jumat (5/3/2021).
Tim film Lara Ati, jumpa pers melalui daring, Jumat (5/3/2021). (TRIBUNNEWS.COM/Fauzi Nur Alamsyah)

Selain lucu, celotehan-celotehan para pemain ludruk juga menurutnya dapat menimbulkan tawa secara spontan.

“Penampilan ludruk itu tampilannya cepet, joksnya antara satu sama yang lain itu nyamber-nyambernya cepet itu keren banget sih jadi seperti itu,” ujar Bayu.

Bayu akan mengajak para pelawak sekaligus pemain ludruk populer, yaitu Cak Kartolo, Cak Sapari, Ning Tini, dan Eko Londo. Selain itu, Timo Scheunemann atau sering dikenal dengan Coach Timo.

Upaya tersebut dilakukan agar seni ludruk dapat dikenal luas oleh masyarakat hingga ke Internasional.

“Jadi dengan upaya aku membuat film dan mengajak mereka aku harap lebih mengenalkan luas ke masyarakat. Aku pingin mengaungkan mereka lebih luas lagi ke Nasional,” ucap Bayu.

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved