MasterChef
Kembali Jadi Juri MasterChef Indonesia, Arnold Poernomo Singgung Rasa Bosan, Ini Jawaban Juna
Arnold Poernomo singgung rasa bosan saat kembali jadi juri di MasterChef season 8, ini jawaban Chef Juna.
TRIBUNNEWS.COM - Arnold Poernomo singgung rasa bosan saat kembali jadi juri MasterChef, ini jawaban Chef Juna.
Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube Arnold Poernomo, Sabtu (5/6/2021).
Ajang pencarian bakat memasak, MasterChef Indonesia kembali hadir di season 8.
Sudah mulai tayang sejak beberapa waktu lalu, namun 18 kontestan terpilih baru akan berjuang.
Arnold Poernomo pun mengungkapkan di musim ini juri MasterChef Indonesia masih sama.
Yakni dengan formasi selain Arnold Poernomo, ada juga Juna Rorimpandey serta Renatta Moeloek.
Baca juga: Chef Juna, Chef Arnold, dan Chef Renatta Kembali Beri Tantangan di MasterChef Indonesia Season 8
"Anyway kita di season 8 ini udah balik, jurinya juga masih sama," kata Arnold Poernomo.
Kemudian dalam video itu, ketiganya akan menjawab sejumlah pertanyaan dari warganet.
Pertanyaan pertama yang diajukan adalah soal rasa bosan menjadi juri MasterChef Indonesia.
"Jujur nggak ya?," celetuk Juna.
Arnold Poernomo lantas menegaskan, dalam acara ini Juna merupakan juri terlama.
MasterChef Indonesia telah tayang di layar kaca Tanah Air sejak tahun 2011, silam.
Baca juga: UPDATE Kisruh Serempetan Mobil dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Polisikan Dua YouTuber Ini
Baca juga: Begini Reaksi Alvin Faiz saat Larissa Chou Ungkap Sikapnya selama Jadi Suami, Sabar dan Kecewa
Menurutnya dari ketiga juri di season 8, Juna lah yang paling lama berada di MasterChef Indonesia.
"Dia paling lama, berarti kurang lebih Masterchef ke delapan ini 10 tahun lho di TV," tutur Arnold Poernomo.
Lanjut, Juna menyampaikan selama ini tidak pernah merasa bosan karena akhirnya tawaran jadi juri diambil.
"Kalau bosan ya nggak diambil gitu."
"Cuma memang akhir-akhir ini lumayan mepet," terang Juna.
Chef 45 tahun ini mengakui keteteran dengan waktu syuting MasterChef Indonesia.
Lantaran ia masih memiliki pekerjaan lain yang juga harus diselesaikan.
Sehingga Juna dan kedua juri lainnya kini harus lebih pintar dalam membagi waktu.
Penjelasan itu pun disetujui oleh Renatta dan Arnold Poernomo.
"Jadi ya sebenarnya kewalahan dengan waktu, bukan masalah bosan."
"Karena kerjaan kita 'kan juga masih ada yang lain," tambahnya.
Renatta kemudian menambahkan menjalani syuting MasterChef sangat memakan waktu.
Baca juga: MasterChef Indonesia Season 7 Berakhir, Juri Bongkar Sisi Lain yang Tak Tersorot Kamera
Baca juga: Resep Bakso Saus Lada Hitam ala Fajar Alam MasterChef, Bisa jadi Menu Buka dan Sahur yang Praktis
"Lebih ke kewalahan ya, karena ini jatuhnya ke time consuming."
"Bener kata Juna, kerja kerasnya sampai babak belur," jelas Renatta.
Meski begitu, Juna tetap merasakan sisi positif yang bisa diambil dari pekerjaannya kali ini.
Yang mana ia mensyukuri di tengah pandemi masih disibukkan dengan bekerja.
"Tentunya kita selalu bersyukur lah, ada pekerjaan," imbuh Juna.
Pada kesempatan itu, ketiga juri turut membahas soal wawasan siapa yang paling luas.
Menurut Arnold Poernomo, Juna merupakan juri dengan bekal paling apik.
Terlebih apabila membicarakan soal berbagai kuliner khas Indonesia.
"Kalau wawasan Juna lah, Indonesia komplit dia sering touring."
"Misalkan pengertian sampai dalem masakan daerah dan lain-lain itu Juna," ungkap Arnold Poernomo.
Baca juga: Putra Ratu Rizky Nabila Akhirnya Diakui, Alfath Fathier Sebut Wajah sang Anak Mirip Dengannya
Sementara Juna merasa Renatta memiliki perbendaharaan kata soal kuliner yang lebih mumpuni.
Dikarenakan mantan kekasih Dikta itu memiliki riwayat menyelesaikan sekolah kuliner.
Meski begitu, soal wawasan dari ketiga juri tak bisa dibandingkan satu sama lain.
"Tapi sebenarnya nggak bisa sih, nggak ada, susah, nggak bisa dibandingkan," tandas Juna.
(Tribunnews.com/Febia Rosada)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/juri-masterchef-indonesia-season-8-34.jpg)