Artis dan Suami Terjerat Narkoba
Pandemi dan Tuntutan Kerja Bikin Nia Ramadhani Tertekan, Narkoba Jadi Pelarian, Pakai Bareng Suami
Sekira lima bulan belakangan ini Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Editor:
Willem Jonata
Baca juga: Nia Ramadhani Tersangka Narkoba, Ibu Sambungnya Tahu dari Siaran TV, Reaksinya Diungkap ART
Kemudian, lanjut Yusri Yunus, setelah dilakukan pendalaman diamankan seorang pria berinisial ZN yang merupakan sopir atau pembatu keluarga Nia Ramadhani dan Anindra Ardiansyah Bakrie (AAB).

Bersama ZN, kata Yusri, ditemukan satu klip narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,78 gram yang diakui milik Nia Ramadhani.
“Itulah kemudian penyidik melakukan penggeledahan di kediaman saudara RA dan ditemukan RA di dalam rumah. Hasil penggeledahan ditemukan bong atau alat hisap sabu di saudari RA,” ujar Yusri.
Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Ini Barang Bukti yang Dikantongi Polisi
Kemudian, Nia Ramadhani dan ZN diamankan ke Polres Metro Jakarta Pusat.
Pengakuan mengejutkan lantas keluar dari Nia Ramadhani.
Ia menyebut sang suami, Ardi Bakrie juga menggunakan sabu-sabu tersebut.
“Saat di TKP saudara AAB tidak ada, sehingga saudara ZN dan RA dibawa ke Polres Metro Jakpus. Barulah RA hubungi suaminya. Setelah Isya, jam 20.00 WIB, saudara AAB datang untuk menyerahkan diri,” kata Yusri.
Baca juga: KRONOLOGI Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap, Kini Tersangka, Hasil Tes Urine Positif Sabu-sabu
Yusri mengatakan, dari hasil tes urine, ketiganya positif metafetamin.
Hingga kini, Polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap ketiga tersangka tersebut.
Beli sabu Rp 1,5 juta
Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapat keterangan bahwa Nia dan Ardi mengonsumsi sabu sejak lima bulan belakangan.
"Motifnya masih kami dalami lagi. Kami juga terus menggali informasi lagi agar pengedarnya kami tangkap," ucap Yusri.

Yusri mengatakan barang bukti sabu yang diperoleh dari ZN, diketahui milik Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie seberat 0,78 gram.
"Menurut keterangan tersangka, mereka membeli sabu seharga Rp 1,5 juta," ujar Yusri Yunus.