Breaking News:

Ucapan Jerinx Membuat Psikisnya Terganggu, Adam Deni Tutup Pintu Maaf, Ingin Sang Musisi Dipenjara?

Untuk mengatasi masalah psikisnya, Adam Deni pekan depan dijadwalkan menjalani pemeriksaan ke psikiater.

Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Adam Deni Gearaka (tengah) bersama dengan kuasa hukumnya, Machi Achmad (kiri) saat memenuhi panggilan penyelidik Polda Metro Jaya, Rabu (14/7/2021). 

"Jadi begini yang saya maksudkan 'saya tunggu di Jakarta' kalau ada pemanggilan dari tim penyidik silahkan datang dan kooperatif saja," ujar Adam Deni di Polda Metro Jaya, Jumat (30/7/2021).

"Tidak usah mangkir atau memberikan alasan apapun," tegasnya.

Kolase Instagram @adngrk/dok Tribun
Kolase Instagram @adngrk/dok Tribun (Kolase Instagram @adngrk/dok Tribun)

Adam Deni juga mengatakan jika Jerinx warga negara Indonesia yang baik, tentu ia akan patuh pada hukum.

"Karena kalau (dia) warga Indonesia yang baik wajib taat hukum," kata Adam Deni.

Sementara itu, polisi telah menyita alat bukti berupa rekaman yang berisikan percakapan antara Adam dan terlapor Jerinx.

Adam Deni usai menjalani klarifikasi pelaporan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021) malam.Adam Deni menjadi perbincangan publik, setelah ia melaporkan musisi Jerinx SID, ke Polda Metro Jaya, Sabtu (10/7/2021).
Adam Deni usai menjalani klarifikasi pelaporan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021) malam.Adam Deni menjadi perbincangan publik, setelah ia melaporkan musisi Jerinx SID, ke Polda Metro Jaya, Sabtu (10/7/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sebagai informasi, permasalahan ini bermula saat Jerinx menuding sejumlah selebritas Tanah Air mempromosikan Covid-19.

Melalui Instagram, Adam Deni meminta Jerinx untuk menunjukkan data dan bukti atas tudingan itu.

Jerinx lantas menghubungi Adam Deni dan mengancam akan menganiayanya.

Baca juga: Sebut Masalah dengan Adam Deni Hanya Salah Paham, Jerinx Justru Merasa Ditantang Balik

Atas tindakan tersebut, Adam Deni melaporkan Jerinx ke Polda Metro Jaya pada 10 Juli 2021 lalu.

Drummer dari grup band Superman Is Dead ini diduga melakukan tindak pidana sesuai dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved