Breaking News:

Usaha Kulinernya Mandek, Job Nyanyi Sepi, Pedangdut Irma Darmawangsa: Pusing, Mau Sampai Kapan PPKM?

Pedangdut Irma Darmawangsa kecewa saat mengetahui PPKM diperpanjang oleh pemerintah.

Editor: Willem Jonata
Tribunnews/JEPRIMA
Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM - Pedangdut Irma Darmawangsa kecewa saat mengetahui PPKM diperpanjang oleh pemerintah.

Sebab, usaha kuliner Irma Darmawangsa mandek sejak PPKM diberlakukan. Sementara job nyanyi. Kondisi itu tak pelak berimbas pada pemasukannya.

"Gimana mau sibuk, usaha gua tutup semua. Memang lagi tutup karena PPKM," kata Irma Darmawangsa ketika ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021) bersama kekasihnya, Irfan Sebastian.

Wanita 37 tahun itu mengakui, sebelum adanya penerapan PPKM sampai PPKM Level 4 yang dikeluarkan Pemerintah, usaha kulinernya lumayan lancar.

Namun, karena adanya penerapan PPKM sampai PPKM Level 4, Irma tak menampik omzet usaha kulinernya menurun drastis. Sebab, pembeli tidak bisa makan di tempat.

"Mau enggak mau karyawan gua rumahkan. Sisanya pekerja, ya tinggal satu barista, satu office boy, dan satu waitress. Ya total lebih dari 10 orang karyawan gua rumahin," jelasnya.

Baca juga: Punya Bisnis Kuliner, Dessy KDI Tak akan Tinggalkan Karirnya Sebagai Pedangdut

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Pengamat : Pemerintah Harus Bantu Warga yang Termiskinkan Karena Kebijakan

"Ya pusing juga mau sampai kapan PPKM?" sambungnya.

Bagi wanita kelahiran Jakarta, 4 Februari 1984 tersebut harus ada kebijakan dari Pemerintah, yang membuat pelaku usaha kecil seperti dirinya tetap bisa berjualan ditengah PPKM Level 4.

Irma Darmawangsa
Irma Darmawangsa (ist)

"Kasihan pengusaha kecil, keluarin modal abis-abisan. Boro-boro mau balik modal, omzet aja turun banget," ucapnya.

Baca juga: Keluhan PKL soal PPKM: Baru Kali ini Pemasukan Pagi hingga Sore Hanya Rp 7000 Saja

Irma Darmawangsa jika tidak ada solusi dari Pemerintah, akan ada banyak lagi pengusaha yang akan gulung tikar karena merugi omzetnya menurun drastis.

"Ya harus ada solusi lain jangan sampai usaha kecil ditutup. Yang penting jangan mati total," ujar Irma Darmawangsa

Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved