Breaking News:

Sambut HUT ke-76 RI, Lima Musisi Ternama Indonesia Aransemen Lagu ''Zamrud Khatulistiwa''

Pengerjaan lagu ini memakan waktu kurang dari dua bulan. Tentunya para musisi dan artis yang berkolaborasi, memiliki kesan tersendiri. 

ist
Dipha Barus, Rossa, Kunto Aji, Rayi Putra dan Aurelie Moeremans kolaborasi membawakan lagu 'Zamrud Khatulistiwa' dengan aransemen terbaru. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menyambut HUT ke-76 RI, Dipha Barus, Rossa, Kunto Aji, Rayi Putra dan Aurelie Moeremans berkolaborasi membawakan lagu ''Zamrud Khatulistiwa'' dengan aransemen terbaru.

Lagu 'Zamrud Khatulistiwa' ditulis oleh Guruh Soekarno Putra dan dinyanyikan oleh Keenan Nasution pada tahun 1978 dan Chrisye pada tahun 1996.

Lirik lagu ini sarat kekaguman dan puji syukur, mencerminkan rasa kebanggaan terhadap Indonesia yang indah, kaya, sarat keberagaman, baik alamnya, suku bangsa, bahasa dan seni budayanya.

Diza Anindita, Head of Marketing Resso Indonesia mengatakan, pihaknya memilih lagu ini karena lirik dan irama musiknya asyik didengar, abadi sepanjang masa, dan tak lekang oleh waktu.

Baca juga: Remix Lagu Believers, Dipha Barus Sisipkan Suara Gamelan Rindik Bali

Baca juga: Cari Pasangan Kolaborasi, Dipha Barus Tak Pernah Pertimbangkan Nama Besar

"Sesuai tema 'Bersama Musik Dibawa Asik' Resso berniat memperkenalkan lagu legendaris dari era tahun 90-an ke generasi yang lebih muda hari ini," kata Diza, saat jumpa pers virtual, Jumat (13/8/2021).

Memproduksi ulang lagu 'Zamrud Khatulistiwa' dengan musisi dan artis dari berbagai  genre yang memiliki warna suara berbeda, tentunya merupakan tantangan tersendiri.

Ditambah lagi, proses pengerjaan lagu ini memakan waktu kurang dari dua bulan. Namun tentunya para musisi dan artis yang berkolaborasi, memiliki kesan tersendiri. 

Baca juga: Perjalanan BLACKPINK 5 Tahun Bermusik, Dari Debut Hingga Populer

Dipha Barus yang didapuk untuk mengaransemen ulang lagu ini mengaku, "Versi Keenan merupakan lagu yang sangat saya sukai di masa kecil, sehingga mengerjakan proyek ini seperti menggambar ulang sebuah lukisan favorit."

Bagi Kunto Aji, makna lirik lagu ini mengingatkannya untuk mensyukuri tempat di mana kita dilahirkan, Indonesia, negeri yang sangat subur dan makmur, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

"Ini merupakan ide yang fresh dalam memperingati hari kemerdekaan, lagu lama dengan aransemen yang luar biasa dan hasilnya pun luar biasa. Tahun ini merupakan tahun kolaborasi, saling bergandeng tangan dan mendukung satu sama lain," ujar Rossa.

Aurelie, yang mengisi masa pandemi dengan menulis lagu dan bermain ukulele di rumah, berharap dengan adanya proyek kolaborasi ini dapat meningkatkan ke-kreatifan dalam bermusik serta berkarya tanpa batas.

"Lagu ini merupakan kolaborasi  dari penggiat genre musik yang berbeda-beda. Semoga bisa menjadi contoh kecil akan potensi besar yang bisa kita lakukan bila bangsa Indonesia mau bersatu dan menghargai perbedaan," jelas Rayi Putra.

Saat ini, lagu legendaris dengan versi terbaru dari 'Zamrud Khatulistiwa' dapat diakses di Resso dan TikTok.

Selain itu, penampilan para artis ini bisa dilihat di saluran televisi RCTI pada tanggal 24 Agustus 2021 mendatang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved