Breaking News:

Umay Shahab dan Prilly Latuconsina Kolaborasi Bikin Film, Angkat Isu Kesehatan Mental

Film film berjudul "Kukira Kau Rumah", Umay duduk sebagai sutradara, sementara Prilly menjadi produser.

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Umay Shahab saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umay Shahab dan Prilly Latuconsina kolaborasi di film drama terbaru berjudul "Kukira Kau Rumah".

Umay duduk sebagai sutradara, sementara Prilly menjadi produser.

Keduanya memilih isu kesehatan mental dalam film debut mereka sebagai sutradara dan produser.

Prilly menjelaskan alasan mereka memilih isu kesehatan mental dil film 'Kukira Kau Rumah'.

"Kami memilih isu ini karena kita ingin orang-orang lebih concern dengan kesehatan mental. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik," kata Prilly Latuconsina kepada awak media, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Ditanya soal Target Menikah, Prilly Latuconsina: Usia 30 Tahun Kalau Udah Nemu Jodohnya

Baca juga: Sinopsis Film Dark Tide, Aksi Halle Berry Melawan Hiu Putih, Tayang di Trans TV Malam Ini

"Sampai saat ini banyak sekali yang meremehkan kesehatan mental dan tidak mengerti menangani orang dengan gangguan mental," bebernyan

Umay menambahkan bahwa ia menyoroti orang yang mengalami masalah mental langsung disebut sebagai orang gila oleh lingkungannya yang tidak mengerti.

Prilly Latuconsina ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumst (9/4/2021).
Prilly Latuconsina ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumst (9/4/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Orang juga sering langsung memberikan label "orang gila" kepada orang yang mempunyai penyakit mental, dan tidak sedikit juga orang menghubungkan penyakit mental dengan dekat atau tidaknya orang tersebut dengan tuhan," tutur Umay.

"Padahal penyakit mental banyak sebabnya dan perlu ditangani oleh profesional. Kesehatan mental juga bisa menyebabkan kematian," ujarnya.

Prilly yakin bahwa lewat film yang ia garap bersama Umay, pesan tentang isu kesehatan mental bisa tersampaikan.

"Saya dan Umay juga yakin, menyampaikan pesan ini lewat film akan lebih efektif dan berdampak lebih besar," ujar Prilly.

"Karena saya merasa dekat dengan persoalan kesehatan mental yang akan saya hadirkan di debut feature saya," lanjut Prilly.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved