Breaking News:

Andmesh Kamaleng Pernah Jadi Penyanyi Keliling, Dibayar Rp 250 Ribu Setiap Malam

Di balik kesuksesannya pelantun lagu 'Hanya Rindu' ini punya kisah yang cukup inspiratif sebelum kesuksesan yang ia gapai.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penyanyi jebolan pencarian bakat, Andmesh Kamaleng saat peluncuran album perdananya, di Jakarta, Rabu (27/11/2019). Album berjudul Cinta Luar Biasa itu berisikan sembilan lagu dengan tiga lagu jagon yaitu, Jangan Rubah Takdirku, Cinta Luar Biasa, dan Hanya Rindu. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Siapa yang tidak mengenal Andmesh Kamaleng? Penyanyi ini muncul dengan lagu-lagu yang dianggap kerap membawa ketenangan dan inspirasi.

Di balik kesuksesannya pelantun lagu 'Hanya Rindu' ini punya kisah yang cukup inspiratif sebelum kesuksesan yang ia gapai.

Baca juga: Lirik dan Chord Gitar Jangan Rubah Takdirku - Andmesh Kamaleng: Tuhan Ku Cinta Dia

Baca juga: Andmesh Kamaleng Borong 3 Piala, Berikut Daftar Pemenang Billboard Indonesia Music Awards 2020

Andmesh lahir dan berasal dari Alor, desa kecil yang cukup jauh dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setidaknya membutuhkan waktu 16 jam menggunakan kapal dari Alor ke Kupang. Masa kecil Andmesh diisi dengan menemani sang ayah yang merupakan seorang musisi di Kupang.

"Selalu tuh, papa main musik dimana, megang keyboard di belakang motor terus dia bawa motor. Jadi harus temenin dia, kadang pulang jam 2 malam. Musisi di sana dengan di Jakarta itu beda," paparnya pada kanal YouTube NGOBROL ASIX, dikutip Rabu (15/9/2021).

Download MP3 Lagu Nyaman dari Andmesh Kamaleng, Lengkap dengan Chord dan Liriknya.
Download MP3 Lagu Nyaman dari Andmesh Kamaleng, Lengkap dengan Chord dan Liriknya. (Tangkap Layar akun YouTube Hits Record)

Untuk musisi di sana, kata Andmesh bisa bermain musik dari 7 malam hingga tiga subuh. Dan itu, hanya mendapatkan Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu saja.

"Walaupun sedikit, selalu kita syukuri. Dan selalu asyik gitu mas. Seiring berjalannya waktu, papa meninggal 2014.

Kebetulan Andmesh satu-satunya anak cowok di keluarga. Dan itu jadi beban tersendiri buat Andmesh," katanya lagi.

Kala itu ia masih duduk di bangku sekolah SMA kelas tiga. Ia awalnya bingung harus bagaimana. Namun akhirnya Andmesh memutuskan jika inilah saatnya jadi tulang punggung keluarga.

"Fokus bagaimana kita bisa makan jadi 2014, sampai 2015 masih jadi musisi keliling," ungkap Andmesh.

Lalu ada ajang pencarian bakat Rising Star dan Andmesh ditawari untuk mengikuti.

Sudah lama menantikan momen ini, Andmesh pun iseng-iseng mengikuti ajang pencarian bakat tersebut. Dan dari situlah karir dirinya sebagai bintang dimulai.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved