Breaking News:

Sukses Jadi Komposer, Pika Iskandar Sebut Satu Lagu Layaknya Dijual Putus Rp 500 Juta

Mengawali kariernya di industri musik lewat Republik Cinta Manajemen, pencipta lagu Pika Iskandar mendapat banyak sekali pembelajaran dari sosok Ahmad

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nama Pika Iskandar tengah naik daun di industri musik Indonesia, lewat karya-karya lagunya yang dinyanyikan penyanyi top dan muda berbakat selama dua tahun belakangan ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - - Mengawali kariernya di industri musik lewat Republik Cinta Manajemen, pencipta lagu Pika Iskandar mendapat banyak sekali pembelajaran dari sosok Ahmad Dhani.

Pika Iskandar mengakui ia belajar menulis lirik sampai membuat lagu yang original disana, sampai akhirnya ia tenar dengan karya-karyanya yang dinyanyikan banyak musisi Indonesia.

Namun siapa sangka, Pika Iskandar jarang sekali menjual seutuhnya karya-karya yang ia lahirkan yang dipopulerkan penyanyi yang bekerjasama dengannya.

Baca juga: Lagu Ciptaan Pika Iskandar Dinyanyikan Aurel dan Aaliyah Massaid, Ada Peran Ahmad Dhani Dibaliknya

Baca juga: Komposer Keigo Oyamada Mengundurkan Diri, Lagu Pembukaan Olimpiade Jepang Diganti

"Dari saya belakangan ini engga pernah melakukan sistem jual putus. Karena menurut saya jual putus adalah sesuatu yang tidak pas gitu," kata Pika Iskandar kepada Wartakotalive.

Pika memilih untuk berbagi hasil dengan penyanyi yang bekerjasama dengannya, agar ia bisa dapat pemasukan berjalan lewat royalti.

Nama Pika Iskandar tengah naik daun di industri musik Indonesia, lewat karya-karya lagunya yang dinyanyikan penyanyi top dan muda berbakat selama dua tahun belakangan ini.
Nama Pika Iskandar tengah naik daun di industri musik Indonesia, lewat karya-karya lagunya yang dinyanyikan penyanyi top dan muda berbakat selama dua tahun belakangan ini. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Karena karya itu sebuah anak yang harus dijaga dengan baik. Sistem saya, misal kerjasama dengan siapa, ada synchronisasi karyanya baik dari pembagian hasilnya. Itu lebih bisa menjaga anak-anak saya," ucapnya.

"Kalau jual putus ada beberapa tapi sangat jarang tergantung nominalnya. Pernah jual putus ya tergantung nominal, kalau menguntungkan kenapa tidak," tambahnya.

Menurut Pika, sebuah karya lagu yang ia lahirkan tidak ternilai harganya. Namun, jika ada musisi yang meminta jual putus, ia pun memasang harga tinggu.

"Kalau saya, harga yang layak lagu itu jual putus, pendapat saya harusnya Rp 500 juta satu lagu, harusnya. Karena gak dapat royalti seumur hidup kan. Karena harusnya manjang kan," jelasnya.

Namun, harga tersebut diakui Pika Iskandar kembali kepada sang pencipta lagu yang bisa menentukan layaknya nilai atau harga yang diterima dari lagu yang diciptakannya.

"Ketika klien meminta jual putus, kembali ke komposer mau memberikan nilai berapa," ujar Pika Iskandar. (

Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved