Minggu, 31 Agustus 2025

Dinar Candy Sempat Stres, Berat Badannya Naik di Awal Pandemi Covid-19

Kala itu berat badannya sempat mencapai 53 kilogram. Diakui Dinar, itu menjadi puncak berat badannya selama ini.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Dinar Candy ketika ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinar Candy sempat dibuat stres karena berat badannya naik di awal pandemi Covid-19.

Kala itu berat badannya sempat mencapai 53 kilogram. Diakui Dinar, itu menjadi puncak berat badannya selama ini.

Bahkan sejak pertengahan tahun 2020, kekasih aktor Ridho Illahi, itu kesulitan untuk menurunkan berat badannya hingga awal 2021.

Baca juga: Rumah Orangtuanya di Kampung Jadi Sorotan, Dinar Candy Sengaja Tak Renovasi, Mengapa?

Sempat terpikir untuk sedot lemak, namun DJ seksi itu takut menjalani operasinya dan memilih menggunakan minuman herbal, Slimitea.

Dinar Candy 985954
Dinar Candy bersama dr. Yanti saat menceritakan soal Slimitea sebagai rahasianya turunkan berat badan di klinik dr. Yanti, kawasan Mall Of Indonesia, Selasa (18/1/2021).

"Itu tahun 2020 aku naik kemarin sempat naik 53 kg. Berat badan aku naik gara-gara di rumah terus, itu susah banget turuninnya. Sampai 2021, gila enggak turun-turun," kata Dinar Candy di klinik Dr. Yanti di Mall Of Indonesia, Jakarta Utara, Selasa (18/1/2022).

"Waktu itu sedot lemak, aku enggak mau juga kan. Karena waktu penyembuhannya lama. Akhirnya aku coba Slimitea karena tahu ini aman kan," jelasnya.

Dokter Yanti menuturkan minuman teh herbal itu akan mendetoks Dinar Candy sehingga akan memperlancar Buang Air Besar (BAB).

"Pada 2 minggu pertama kita akan detoksifikasi dulu, setelah pakai, dua minggu pertama itu pasti Dinar akan lebih lancar BAB dan BAKnya," beber dr. Yanti

"Minggu ketiga terjadi penurunan berat badan tapi bertahap," lanjutnya.

Dinar pun merasakan manfaatnya karena saat ini berat badannya sudah stabil sejak turun tiga kilogram.

"Sekarang sudah turun 3 kg. Aku emang uji coba sendiri. Menurut aku ini aman. Ini efeknya mengurangi rasa pengin ngemil, kalau abis makan kan kita biasanya pengin ngemil," ungkap Dinar Candy.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan