Dituding Beri Tekanan pada Syerin Soal Isu Pelecehan, Gofar Hilman Bilang Begini

Syerin menarik ucapannya terdahulu, bahwa pengakuannya sebagai korban pelecehan seksual diduga dilakukan Gofar Hilman adalah tidak benar.

Instagram @pergijauh
Gofar Hilman angkat bicara soal tudingan melakukan pelecehan seksual. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gofar Hilman kembali mendapat tuduhan baru dari warganet. Ia dianggap memberi tekanan kepada Syerin.

Syerin sendiri adalah pemilik akun @quweenjojo. Dulu, pengakuannya di Twitter sebagai korban pelecehan seksual diduga dilakukan Gofar Hilman membuat heboh.

Belum lama ini, Syerin dalam sebuah rekaman video menyampaikan klarifikasi bahwa tuduhannya terhadap Gofar Hilman sama sekali tidak benar. Ia pun meminta maaf.

Video itu kemudian beredar di media sosial dan menjadi sorotan.

Baca juga: Wanita yang Menuduhnya Lakukan Pelecehan Seksual Minta Maaf, Gofar Hilman: Gue Pun Ikhlas Memaafkan

Lantas muncul tudingan baru yang menyebut Gofar terlalu powerfull sehingga menekan Syerin dan orangtuanya untuk meminta maaf.

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menanggapi isu pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Gofar Hilman
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menanggapi isu pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Gofar Hilman (Instagram @pergijauh)

Sebab, permintaan maaf tersebut dilakukan di kantor polisi setelah Gofar membuat aduan.

Saat berbincang dengan Deddy Corbuzier di YouTube, Gofar menjelaskan alasannya melibatkan pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Polisi adalah langkah terakhir. Gue sudah membuat langkah terlebih dahulu dari menghubungi dia, menghubungi pendampingnya, surat resmi, menghubungi komnas perempuan, LBH juga tidak ada titik terang," jelas Gofar Hilman dikutip Tribunnews.com, Selasa (15/2/2022). 

Baca juga: Fakta-fakta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Gofar Hilman hingga Wanita yang Menuduhnya Akui Berbohong

"Jadi polisi adalah langkah terakhir," tambahnya.

Sembilan bulan dituduh melakukan pelecehan seksual, Gofar mempersilahkan Syerin untuk mengumpulkan bukti dan saksi.

Namun hingga akhirnya ia mengambil langkah hukum untuk mediasi, Gofar tak kunjung dapat kejelasan.

"Dari pertama gue bilang sama Sherin, silakan cari bukti dan saksi. Kita persilakan, kita tunggu. Sampai 9 bulan pun gue tunggu," tutur Gofar. 

"Karena gue cuma bisa nunggu dan melakukan apa pun yang bisa gue lakukan. Tapi tidak ada titik terang," katanya.

Barulah pada 10 Februari 2022 Syerin dan Gofar bertemu untuk pertama kali di Polda Metro Jaya.

Dalam pertemuan tersebut Syerin pun meminta maaf pada Gofar.

Tak hanya Syerin, orangtuanya pun juga meminta maaf dan membuat klarifikasi di medias sosial.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved