Mata Uang Kripto

Berawal dari Hobi, Konten Kreator Ini Kini Investasikan Tato Tubuhnya Demi NFT

Trinanda Rausyanfiqri. Konten kreator ini setahun belakangan menjadi jutawan dari hasil investasinya di NFT tersebut.

Penulis: FX Ismanto
istimewa
Trinanda Rausyanfiqri. Konten kreator ini setahun belakangan menjadi jutawan dari hasil investasinya di NFT tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA. Booming Non Fungible Token (NFT) di Indonesia ditanggapi beragam.

Banyak masyarakat yang ingin menjadi kaya dengan instan berlomba-lomba membuat konten untuk bisa dijual di platform daring NFT.

Hal yang sama dilakukan Trinanda Rausyanfiqri. Konten kreator ini setahun belakangan menjadi jutawan dari hasil investasinya di NFT tersebut.

Pria kelahiran Bogor, 15 Maret 1997 ini meraup keuntungan hingga 1.600% dengan keuntungan bersih sekitar Rp 200 juta hanya dalam waktu 4 bulan saja.

Baca juga: Putra Robin Williams Manfaatkan NFT untuk Mengumpulkan Donasi Bagi Program Amal Kesehatan Mental

Baca juga: Platform Blockchain Harmony Luncurkan Paspor NFT Bored Ape Yacht Club

Dirinya membeli konten NFT dari beberapa konten kreator untuk kemudian dijual kembali atau istilahnya flip, dengan keuntungan fantastis.

Selain itu, dirinya juga membuat konten NFT sendiri yang dijajakan.

“Saya mentato tubuh saya, kemudian foto tato itu saya jual di NFT. Sudah ada beberapa tato ditubuh saya yang sudah laku di NFT,” ujarnya.

Bagi Trinanda, NFT menjadi peluang baginya meraup cuan, bahkan penghasilan dari NFT jauh lebih tinggi dibandingkan yang didapatkannya dari pekerjaan Petroleum Engineer di salah satu perusahaan minyak raksasa.

Tak heran, dirinya terus berpikir untuk membuat konten unik yang bisa dijual di platform daring tersebut.

“Saya suka tato, terus tatonya dijual di NFT. Misalnya bikin tato Rp 5 juta, saya jual di NFT Rp 100 juta saja itu kan sudah untung banget,” tambahnya.

Ia mengatakan tato merupakan konten yang sangat ekslusif dan private, sehingga harga jualnya sangat mahal.

Apalagi bila gambarnya juga bagus dan menarik, namun dirinya meminta langkahnya mentato tubuh tidak serta merta diikuti orang yang tidak suka tato, sebab sebagai platform daring, tidak ada jaminan akan ada yang membeli gambar tatomu di NFT.

“Yang suka tato bisa menjual tatonya, tetapi yang tidak suka jangan ikut-ikutan karena tato itu harus bermakna dan akan selamanya di badan kita. Kalau semata-mata mentato tubuh demi dijual di NFT saya sarankan tidak usah, lebih baik cari hobi lain yang kalian suka dan dijual di NFT,” tambahnya.

Saat ini, Trinanda menjadi salah satu konten kreator NFT yang cukup disegani dan dijuluki sebagai OKB NFT telah bergabung dalam berbagai komunitas investasi daring.

Ia kerap membagikan beraga tips dan pengetahuan mengenai investasi di NFT, termasuk juga cara membuat konten yang cocok dan cepat laku di platform daring tersebut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved