Dulu Susah, Utang Orangtua Menumpuk, Selebgram Miss Cindy Cerita Perjuangannya hingga Menuai Sukses
Selebgram Miss Cindy cerita masa lalunya. Dulu direndahkan karena tak punya apa-apa.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selebgram Miss Cindy punya pengalaman tidak mengenakan di masa lalu ketika masih merasakan hidup susah.
Perempuan yang saat ini aktif sebagai selebgram dan pebisnis itu menceritakan perjuangannya hingga kini menuai sukses.
Pengalaman saat masih hidup serba terbatas menyisakan luka di hati Cindy. Ia pernah dijelekkan dan disepelekan karena tidak punya apa-apa.
"Saya punya pengalaman hidup sebagai orang yang tidak punya apa-apa," ucap Miss Cindy kepada awak media, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Aksi Selebgram Madam Kin Bagi-bagi Uang dan Ingatkan Pakai Masker Viral di Sosial Media
"Saya punya pengalaman tidak enak sekali ketika berada di titik bawah, direndahkan dan disepelekan," ujar Cindy.
Semasa kecilnya, Cindy harus berjualan gado-gado dan kopi untuk membantu melunasi hutang ibunya ke bank keliling yang dipakai untuk mebayar biaya sekolah.
"Utang ibukku numpuk banyak akhirnya membuatku kerja untuk melunasinya. Jadi ketika di bawah dulu aku bercita-cita ingin bisa jadi orang sukses sehingga bisa bantu banyak orang," terang Cindy
Karena impiannya sejak kecil ingin menjadi orang sukses, Cindy pun terus berusaha hinggs kini kehidupannya sudah berubah total.
Cindy meraih kesuksesan berkat usaha kosmetik KF Skin dan menjadi Selebgram yang sudah memiliki lebih dari 200 ribu followers.
Setelah sukses, Cindy ingin terus berbagi karena ia ingat bahwa masa kecilnya pernah merasakan hidup susah.
"Saya mau buat 17 masjid dan juga mengadakan 300 bedah rumah. Pokoknya ke depan bagaimanapun saya nanti 50% kehidupan saya untuk berbagi. Selebihnya untuk keluarga dan diri saya sendiri," terang Cindy.
"Tidak ada kaitannya pandemi sama berbagi justru ketika kita dapat masalah dapat musibah, berbagi harus diperbanyak. Bukan karena omset menurun kita tidak berbagi atau mengurangi nilai berbagi," bebernya.