Selasa, 9 Juni 2026

Asri Welas Berhenti Jadi Penyiar Radio Demi Anak

Asri Welas terus menjaga kariernya di panggung hiburan, baik menerima tawaran akting di film layar lebar dan pekerjaan lainnya.

Tayang:
istimewa
Asri Welas ketika ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Asri Welas terus menjaga kariernya di panggung hiburan, baik menerima tawaran akting di film layar lebar dan pekerjaan lainnya.

Namun, Asri Welas mengaku selama pandemi dua tahun ini, ia memberhentikan sementara satu pekerjaannya yang sudah ia jalani bertahun-tahun.

"Selama pandemi tuh aku udah engga siaran. Aku memutuskan engga siaran lagi karena anak," kata Asri Welas kepada Wartakotalive.com, belum lama ini.

Baca juga: Ramadan Kali Ini Asri Welas Fokus Edukasi Anak Tentang Berpuasa

Baca juga: Asri Welas Ceritakan Serunya Syuting Film dan Perannya di Ali & Ratu Ratu Queens

"Kalau siaran aja aku pergi jam 4 pagi. Kalau ada kerjaan lain bisa pulang pagi lagi," sambungnya.

Wanita berusia 43 tahun itu menyebut anaknya, Rayyan Gibran Ridha Rahardja lancar berbicara ketika awal pandemi dan disaat berusia dua tahun lebih.

Artis peran Asri Welas bersama suaminya saat menjelaskan bagaimana mulanya ia mengetahui bahwa anak keduanya Rayyan Gibran Ridharaharja atau Ibran bisa terdeteksi terkena katarak di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017). Ibran sudah menjalani dua kali operasi dalam satu bulan pada kedua matanya yang menderita penyakit katarak. Namun akhirnya Ibran bisa melihat kembali dengan bantuan kacamata.
Artis peran Asri Welas bersama suaminya saat menjelaskan bagaimana mulanya ia mengetahui bahwa anak keduanya Rayyan Gibran Ridharaharja atau Ibran bisa terdeteksi terkena katarak di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017). Ibran sudah menjalani dua kali operasi dalam satu bulan pada kedua matanya yang menderita penyakit katarak. Namun akhirnya Ibran bisa melihat kembali dengan bantuan kacamata. "Alhamdulillah, anakku akhirnya bisa melihat. Tapi pakai kacamata plus 16, tebal banget," pungkas Asri. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

"Waktu itu blm bisa ngomong lancar nah pas pandemi tiba kan kita siaran di rumah. Terus aku sedih tapi senang, anak kedua aku lancar ngomong pas aku di rumah," ucapnya.

Rasa sedih sekaligus senang Welas dikarenakan selama ini ia sibuk bekerja dari pagi ketemu pagi, tapi kurang memperhatikan tumbuh kembang anaknya.

"Dia udah bisa ngomong, bisa ini itu, sekarang udah mau masuk paly grup dan Taman Kanak-Kanak, bagus sekali lah perkembangannya selama pandemi. Ya aku sedihnya karena kemarin itu aku sibuk kerja," jelasnya.

"Pas pandemi ya aku melihat sendiri tumbuh kembang anakku ini dengan lancar ketika aku di rumah," sambungnya.

Setelah melihat sang anak memberikan perkembangan yang baik, Asri Welas pun sampai ke psikolog anak guna membaca perkembangan anak.

"Jadi sekarang aku milih pekerjaan yang bisa menerima keberadaan anak ku biar bisa aku atur. Akhirnya aku memutuskan buat di rumah ngelepas siaran," ujar Asri Welas.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved