Soroti Poster Demo Sebut Namanya, Anya Geraldine : Sebenarnya Aku Gak Suka

selengram Anya Geraldine menyoroti beberapa aksi demo yang dilakukan mahasiswa baru-baru ini.

Editor: Anita K Wardhani
istimewa
Setelah sukses menjadi selebgram dan bintang film, Anya Geraldine mengepakan sayap kariernya menjadi pengusaha kecantikan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selengram Anya Geraldine menyoroti beberapa aksi demo yang dilakukan mahasiswa baru-baru ini.

Bukan tanpa alasan, ia ikut buka suara karena namanya kembali ditulis dalam atribut demo yang dibawa oleh beberapa mahasiswa.

Memang, nama Anya kerap tampil dibeberapa atribut demo yang terjadi di Indonesia.

Baca juga: Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Anya Geraldine Nostalgia Aksi Demo Tahun 2020

Baca juga: Tak Lagi Jadi Pelakor, Anya Geraldine Jadi Anak Wulan Guritno di Pretty Little Liars 2

Pemilik nama asli Nur Amalina Hayati itu pun mengunggah beberapa tulisan dalam poster demo yang turut menulis namanya.

"Presiden, sahkan saja saya dengan Anya Geraldine, jangan RUUnya," tulis poster pertama yang diunggah Anya, dikutip pada Selasa (12/4/2022).

"Aku benci DPR aku sayang Anya," tulis poster lainnya.

Beberapa tulisan lain turut diunggah oleh Anya Geraldine. Terbaru dalam demo mahasiswa tolak presiden 3 periode di Jakarta.

Dalam kalimat tersebut, sang pria yang berada dalam foto lebih memilih hatinya hancur ketimbang Indonesia.

"Cukup cintaku ke Anya Geraldine yang hancur, jangan Indonesia yang hancur," tulis poster tersebut.

Lebih lanjut, Anya yang mengaku tak menyukai demo lebih tertarik melihat kelucuan para mahasiswa yang menuliskan beberapa aspirasinya kepada negara.

Lain halnya pada unggahan terakhir Anya, seorang mahasiswa memakai almamater berwarna biru seakan-akan menjadi pacar dari pemeran Layangan Putus yang ikut turun ke jalan melakukan aksi karena Indonesia dalam keadaan darurat.

"Indonesia darurat sampai pacar Anya Geraldine turun," isi poster lainnya.

Untuk diketahui, para mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia turun menggelar aksi menolak Masa Jabatan Jokowi 3 periode hingga kenaikan harga BBM.

Aksi tersebut kemudian pecah di sejumlah daerah.

Mereka melakukan aksi bakar ban hingga menutup jalan.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved